The Red Flower

***
Merah, artinya berani. Apakah hatiku berwarna merah? Jika iya, mengapa aku begitu pengecut?

Kuambil bunga berkelopak merah itu. Jika mengatakan ‘Aku mencintaimu’ semudah memetik bunga ini, mungkin perasaan ini tak akan terpendam begitu lama.

Sekarang, ketika ia sudah pergi, keberanian pun sudah tak ada gunanya. Kalau sudah begini, apa yang bisa kulakukan? Menunggu pun belum tentu ia akan kembali.

Kuhirup aroma bunga mawar yang ada ditanganku. Wanginya mengingatkanku akan kenangan-kenangan manis. Kenangan yang mungkin tak bisa kualami lagi bersamanya. Karena ia sudah pergi.

Cinta, kembalilah. Warna merah baru saja muncul pada diriku. Keberanian itu sudah muncul. Karena itu, kembalilah..
***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s