Life Road

***

Yoon Sikyung berhenti di depan kios hamburger di dekat rumahnya. Ia memesan satu paket yang berisi sebuah hamburger dan softdrink.

Seorang laki-laki yang tampak seusia Sikyung memberikan dua kantung pada Sikyung, membuat gadis itu sedikit bertanya-tanya.

“Maaf, tapi aku hanya pesan satu paket.” kata Sikyung pada laki-laki yang melayaninya tersebut.

Laki-laki itu tersenyum manis, sampai-sampai Sikyung sempat terpana. Ia berkata, “Hari ini kios kami berulang tahun, dan kami akan memberikan bonus satu paket dari pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore untuk setiap pembeli.”

Sikyung hanya membulatkan bibirnya, lalu menerima dua kantung tersebut. Setelah membayar seharga satu paket dan mengucapkan terima kasih, Sikyung pergi dari kios itu menuju rumahnya.

Dalam perjalanan pulangnya, Sikyung melihat seorang anak kecil yang memandang diam sebuah restoran sambil memegangi perutnya.

Sikyung memutuskan untuk menghampirinya. “Kau sudah makan?” tanyanya langsung pada anak itu.

Anak itu menggeleng, terdiam sejenak, baru kemudian bersuara, “Aku belum makan sejak kemarin malam.”

Tanpa berpikir lagi, Sikyung memberikan salah satu kantung yang ada di tangannya pada anak itu. “Ambil ini. Makanlah di tempat tersembunyi, supaya tidak ada berandalan yang mencuri makananmu.” katanya.

Anak itu tersenyum dan mengangguk dengan riang, kemudian pergi mencari tempat seperti yang dikatakan Sikyung barusan.

Melihat bagaimana bahagianya anak itu menerima makanan yang tidak seberapa, Sikyung terenyuh. Betapa bersyukurnya ia dilahirkan serba berkecukupan. Siapa yang tahu bagaimana keadaan keluarganya sendiri jika saja takdir hidupnya memutar roda kehidupannya ke bawah. Tentu tidak akan bagus.

***

“Lee Hyukjae menghilang. Kemungkinan besar ia kabur ke luar negeri.” Lapor salah seorang asisten kepercayaan Ayah Sikyung.

Nyonya Yoon sudah hamper pingsan, dan Tuan Yoon sendiri sibuk memikirkan bagaimana cara membatalkan pernikahan ini.

“Sudahlah, Appa, batalkan saja. Laki-laki itu memang tidak pernah setuju untuk menikah denganku.” kata Sikyung tenang. Semua ini memang sangat mungkin terjadi.

Tuan Yoon menghela nafas berat, berusaha menenangkan dirinya sendiri. “Baiklah. Asisten Jung, batalkan semuanya sekarang juga.” perintahnya.

Asisten Jung membungkukkan badannya tanda mengerti. kemudian ia keluar dari ruangan tersebut dan menarik pintu hingga hamper tertutup.

Sesaat setelah Asisten Jung pergi, seorang laki-laki yang tak asing bagi Sikyung masuk dan membungkuk, “Saya Lee Donghae dari perusahaan catering. Kami ingin memohon kepastian pemesanan dari keluarga Yoon.” katanya sopan.

“Kau? Bukankah kau bekerja di kios hamburger?” Sikyung reflex bertanya setelah sebelumnya sempat terkejut melihat kedatangan laki-laki tersebut.

Laki-laki bernama Lee Donghae itu hanya tersenyum sebagai jawaban.

Tuan Yoon yang sedang kalut menjawab lesu, “Maafkan kami. Tolong batalkan pemesanannya.”

Lee Donghae mengangguk mengerti, lalu pergi meninggalkan ruang tunggu itu.

***

Sikyung berjalan perlahan menyusuri taman, sama sekali tidak mempedulikan sekitarnya, hanya focus pada pikirannya sendiri.

BRUKK.

“M-ma.. Maaf. Maafkan aku.” Sikyung terus membungkuk meminta maaf karena telah menabrak seseorang.

Orang tersebut hanya tersenyum. “Santai saja, Nona. Lagipula ini bukan pertama kalinya kita bertemu, bukan?”

Perkataan itu membuat Sikyung langsung mengangkat kepalanya, dan wajah ramah itu lagi-lagi tersenyum kepadanya. Laki-laki pekerja kios hamburger dan pekerja perusahaan catering.

Untuk sesaat Sikyung diam terpaku sambil menatap mata bening itu.

Roda perputaran takdir kehidupan tak akan berhenti. Dan mungkin saatnya Sikyung menemukan laki-laki yang tepat dimulai dari sini.

Laki-laki itu mengulurkan tangan kanannya, “Namaku Lee Donghae. Mari kita berteman.”

FIN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s