Would You Like to..?

***

Pertama kali aku berjumpa denganmu, entah kenapa, kakiku mengajakku berdiri, berjalan, bahkan berlari mengikutimu karena aku merasa penasaran. Aku memandangimu, dan bertanya-tanya dalam hati kira-kira bagaimanakah dirimu yang sesungguhnya. Dan mulai dari sanalah kau telah membuatku jatuh hati.

Hari-hari berlalu dan bulan silih berganti, aku tak berhenti memperhatikanmu. Entah apa daya tarikmu, tapi hatiku telah memilihmu.

Tapi, sekitar satu tahun setelahnya, aku bingung mengapa perasaanku berubah. Bukan seperti ulat yang menjadi kupu-kupu, tapi justru sebaliknya. Semakin kecil, dan semakin kecil. Tapi aku merasa, ada sesuatu yang mengganjal dihatiku, seperti mendorong-dorong dinding hatiku—memaksa untuk tumbuh. Ibarat bunga dandelion yang menjadi gundul setelah melepas mahkota putihnya, namun selalu meninggalkan benih baru. Seperti itulah kira-kira perasaanku saat itu.

Setelah terasa menghilang, ternyata benih itu mulai tumbuh lagi. Hari-hari dimana aku melihat wajahmu, berbicara denganmu, tertawa bersamamu, semua itu seperti pupuk yang membuat perasaanku tumbuh semakin cepat.

Sampai sekarang, bunga hatiku masih terus tumbuh. Jadi, apakah kau mau memelihara bunga ini bersamaku?

***

Advertisements

3 thoughts on “Would You Like to..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s