Understanding

***

Ketika aku bertanya siapa orang yang kau sukai, kau hanya tersenyum. Aku bisa mengerti jika kau malu mengutarakannya.

Ketika kau ingin menjadikan seseorang sebagai kekasihmu, aku hanya tersenyum. Aku pun bisa mengerti jika kau benar-benar menyukainya.

Jika aku tahu siapa yang kau sukai, siapapun itu, aku bisa mengerti.

Jika aku tahu seperti apa diriku bagimu, meski hanya sebuah batu tak berharga, aku akan mencoba mengerti.

Ketika kau melihatku dan tak mengucapkan sepatah katapun, aku terdiam. Untuk yang ini, aku tidak mengerti dan tidak akan pernah mencoba untuk mengerti. Hanya sebatas itukah perhatianmu padaku? Pada orang yang selalu bertahan untukmu? Pada orang yang menyukaimu?

Jika kau tahu bagaimana perasaanku yang sesungguhnya, jika kau tahu untuk siapa syair-syair yang kubuat, dan jika kau tahu kepada siapa hatiku telah memilih, apa yang akan kaulakukan? Apa kau juga akan mencoba untuk mengerti? Atau menganggapnya sebagai angin lalu?

Kaulah yang menjadi alasan untuk setiap goresan yang kubuat menjadi bentuk hati. Kaulah yang menjadi alasan setiap inci tarikan sudut bibirku menjadi bentuk senyuman. Tidakkah kau merasa spesial?

Aku tidak lebih buruk dari orang lain dalam hal prestasi. Aku rela menunggu demi bisa melihat wajahmu meski hanya satu menit. Tidakkah aku spesial? Sedikit saja?

Seperti aku padamu, tolong cobalah untuk mengerti aku. Dengan begitu, kau sudah cukup menjaga hati ini agar tidak terluka lagi.

***

Advertisements

One thought on “Understanding

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s