Say it! [Finally, I Say ‘I Love You’-another life]

***

“Tidak. Tidak akan kulakukan.” tegas Hyera.

Sikyung mencibir. Ia yakin benar sahabatnya ini sangat ingin menyatakan cintanya pada laki-laki itu. “Kau tidak boleh begini terus. Memangnya apa yang kau takutkan? Ditolak? Sekalipun itu terjadi, setidaknya perasaanmu tidak akan terpendam begitu saja. Ayolah, kau takkan menyesal.” bujuknya lagi.

“Ck! Sikyung, kau tidak akan mengerti. Kau juga tahu orang itu sombong sekali!” ujar Hyera.

“Lantas? Lagipula kau sudah sering mengobrol dengannya, kan? Walaupun menurutmu dia itu sombong, tapi dari caranya berbicara denganmu, aku yakin bukan masalah besar kalau kau mengatakan kau menyukainya.” Sikyung berapi-api.

Hyera memajukan bibirnya. Ia mengakui perkataan Sikyung ada benarnya, tapi sulit rasanya untuk meyakinkan hatinya sendiri.

“Aku pergi dulu. Silahkan kau pikirkan baik-baik. Kalau kau mengikuti saranku, kau pasti akan lebih tenang dan lega.” kata Sikyung sebelum keluar dari kelas, meninggalkan Hyera yang masih sibuk dengan pikirannya.

***

Deg. Deg. Deg.

Jantung Hyera tidak bias berdetak dengan normal. Tangannya gemetar dan berkeringat.

Akhirnya hari ini Hyera memutuskan untuk menyatakan perasaannya. Perkataan Sikyung telah berhasil meyakinkannya.

“Kyuhyun? Dia sudah ada disini! Bagaimana ini?” Hyera terkejut melihat Kyuhyun sedang berjalan tidak jauh darinya.

Begitu mereka berhadapan dan Kyuhyun menunggu apa yang ingin dikatakan Hyera, Hyera sendiri hanya menundukkan kepalanya. Ia ingin mempersiapkan hatinya untuk apapun respon akan didapatnya.

Hyera berdeham canggung. “Aku.. ingin mengatakan sesuatu.”

Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya. “Kau sudah mengatakan itu. Sekarang katakana ‘sesuatu’ itu.” kata Kyuhyun. Ada sedikit nada malas dalam suaranya.

Hyera menarik nafas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan. Ia tak berhenti memainkan jari-jari tangannya. “Ehem. Kuharap kau tidak akan mengejekku setelah aku mengatakannya.”

Kyuhyun hanya bergumam mengiyakan.

Jeda beberapa saat, barulah Hyera bersuara kembali. “Aku.. Aku.. Aku—menyukaimu.” Setelah mengatakannya sudah tidak berani mengangkat wajahnya lagi.

Selama dua menit penuh, hanya ada keheningan diantara mereka. Bahkan kegiatan di taman belakang sekolah ini serasa berhenti.

Tiba-tiba suara tawa kecil setengah mendengus membuat Hyera mendongak menatap Kyuhyun.

“Kenapa malah tertawa?!” sungut Hyera.

Kyuhyun tak menjawab. Ia terkekeh sambil menatap kebawah.

Kemudian ia menatap Hyera. Atas dorongan dari hatinya ia menarik tubuh gadis itu kedalam pelukannya. “Ternyata kau berani juga mengatakannya. Aku sudah lama menunggumu.”

Hyera terkejut setengah mati. Tapi ia menyadari sesuatu, “Kau menungguku mengungkapkan perasaan duluan? Yak! Kau ini laki-laki atau bukan?!” omelnya.

Kyuhyun tertawa mendengarnya. “Sudahlah. Itu tidak penting.”

Keduanya pun tersenyum dalam pelukan pertama itu.

***

Advertisements

3 thoughts on “Say it! [Finally, I Say ‘I Love You’-another life]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s