Destroy the Magic [Part 2]

****

Review

“Tubuhku belum kembali juga.” keluh Younghee.

Tiba-tiba gagang pintu bergerak.

“Sekarang apa lagi?”.Younghee mengambil kuda-kuda untuk bersembunyi namun terlambat.

Kyuhyun masuk ke dalam kamar.Matanya membelalak kaget melihat pemandangan di kamarnya.Seorang yeoja dengan dress putih ditangannya yang sedang berdiri di samping tempat tidurnya.

“Kau… Shin.. Younghee?”

****

“Kau… Shin.. Younghee?” tanya Kyuhyun masih berdiri kaku di dekat pintu.

Younghee yang juga sama kagetnya langsung berinisiatif.Ia membungkuk dalam.”Mianhamnida,mianhamnida.Bisa kujelaskan.Tolong jangan laporkan polisi.”

Perlahan Kyuhyun mendekatinya.Mulutnya menganga saking kagetnya.”Aku pasti bermimpi.”

“Aniyo.Kau tidak bermimpi.Sebelumnya aku akan memperkenalkan diri.Aku Shin Younghee.Aku seorang manusia yang disihir menjadi patung.Aku hidup dari abad 15.Yang paling penting,aku tidak mengada-ada dan aku bukan pasien sakit jiwa yang melarikan diri.Aku bukan orang jahat atau roh jahat seperti yang kau katakan.Aku bisa berubah kembali menjadi manusia jika—“

“Berhenti.Berhenti sebentar.” potong Kyuhyun.Dia memijat-mijat pelipisnya sambil berjalan lesu ke tempat tidurnya.Ia duduk di pinggir tempat tidur sambil memangku tangannya yang masih memijat kepalanya sendiri.

“Maaf.Apa kau sedang pusing?” tanya Younghee sambil mendekati Kyuhyun.’Bodohnya aku! Kepalanya pasti sangat pusing karena melihat kejadian ini.’

“Aku pasti sudah gila.” kata Kyuhyun pada dirinya sendiri.

“Kau tidak gila.Aku memang bisa berubah menjadi manusia seutuhnya pada saat-saat tertentu.Jadi.. tolong percayalah padaku.Mungkin menurutmu aku hanya orang gila yang menceritakan takhayul kuno,tapi pada kenyataannya semua ini benar-benar ada.” jelas Younghee lagi.

“Yaish! Lalu kau pikir aku akan mempercayaimu?!” sahut Kyuhyun.

“Ya!” sahut Younghee lagi demi mempertahankan penjelasannya.

Kyuhyun menghela nafas lelah kemudian merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya itu.”Biarkan aku istirahat.Jangan ganggu aku dengan penjelasan-penjelasan tidak masuk akalmu itu.” kata Kyuhyun ketus.

Sementara Younghee masih berdiri diam sambil memperhatikan Kyuhyun,Kyuhyun mulai memejamkan matanya dan memikirkan segala hal aneh yang ia temui hari ini.Mulai dari rumah Eunhye yang bernuansa menyeramkan dengan mangkuk tanah liat berisi cairan berasap,buku aneh yang tulisannya bisa berubah dengan sendirinya,tulisan-tulisan yang tidak jelas maknanya,bahkan sampai patungnya yang tiba-tiba sudah berwujud manusia saat ia pulang ke apartemennya.

‘Aku tidak akan bisa tidur kalau memikirkan hal-hal itu.’ batin Kyuhyun.Ia mengangkat kepalanya untuk memeriksa keberadaan Younghee.Dan “Haa..” ia terlonjak kaget begitu melihat wanita itu masih berdiri di dekat tempat tidurnya dan memperhatikannya.

Kyuhyun langsung menutup seluruh wajahnya dengan bantal dam memerintah “Berhenti memandangiku dan pergi dari dekat tempat tidurku sekarang juga!”

Younghee merengut kesal karena penjelasannya yang panjang tadi tidak membuahkan apapun.

Dia pergi ke samping lemari itu,lemari yang entah sejak kapan menjadi tempat favorit nya di apartemen ini.

“Kenapa tubuhku tidak kembali?” tanya Younghee entah pada siapa.

~

Di tempat tinggal Eunhye,ia disibukkan oleh ahjumma tetangga yang cerewet menasihatinya tentang tidak bolehnya membawa laki-laki ke dalam rumah tanpa ada orang dewasa.Eunhye hanya tersenyum tidak ikhlas sambil terus memikirkan hal penting yang sudah direncanakan tapi belum ia lakukan karena ahjumma ini.

Ia belum sempat membacakan mantra diatas air sihir untuk membuat Younghee kembali ke wujud patung.

~

Untuk kedua kalinya,Kyuhyun mengangkat kepalanya untuk memeriksa ada-tidaknya Younghee.Tidak ada.Younghee sudah tidak berdiri di samping tempat tidurnya lagi.

“Kemana dia?” gumamnya.

Sambil berjaga-jaga,Kyuhyun duduk kembali dipinggir tempat tidurnya.Ia merogoh saku celananya dan mengambil ponselnya.Dia membuka foto yang terakhir dia ambil di rumah Eunhye tadi,dan membacanya sekali lagi.

“Apa tulisan ini ada hubungannya dengan patung jadi-jadian bernama Shin Younghee itu?”

“Tulisan apa??”

“OMO!! Yak! Kau mengagetkanku!”bentak Kyuhyun pada Younghee yang entah dengan kecepatan seperti apa tiba-tiba sudah berada didepannya.

“Mian.”.Younghee menunduk.”Itu.. tulisan yang kau maksud itu.. boleh aku melihatnya?” tanya Younghee sehati-hati mungkin.

Kyuhyun tak menjawab.Ia memandang bergantian dari foto di ponselnya kemudian Younghee.Akhirnya dengan perlahan dan sedikit gemetar Kyuhyun mengulurkan ponsel di tangannya.

Younghee mengambil dengan sesopan mungkin ponsel itu.Tapi sebelum membacanya,Younghee menatap Kyuhyun dan bertanya lagi “Tanganmu.. Kenapa gemetaran seperti itu?”

Kyuhyun sedikit mengendikan bahunya lalu menjawab “Karna kau menyeramkan seperti hantu.Yang tadinya patung dan sekarang kau malah sedang berbicara denganku.”

Younghee merengut lagi kemudian mulai membaca tulisan di foto itu.”Ini..” ia bergumam tidak percaya dengan tulisan itu.”Darimana kau bisa tahu tulisan-tulisan ini?”

“Itu..” Kyuhyun sama sekali tidak memiliki jawaban yang tepat.

“Tolong jawablah..” mohon Younghee.Ia benar-benar penasaran karena mungkin saja ini adalah ujung dari sihir yang menguasainya selama ini.

“Dari.. dari buku yang kulihat di.. di.. di rumah temanku.” jawab Kyuhyun pada akhirnya.

“Temanmu? Perempuan atau laki-laki?” tanya Younghee tidak sabaran.

“Perempuan.Memangnya kenapa? Kau akan mengatakan tentang takhayul-takhayul itu lagi?”

“Ya,tentu saja,kalau ini memang asli.Apa temanmu itu seorang penyihir?”

Kyuhyun menghela nafas gerah.Ia merasa sedang berbicara dalam mimpinya.”Terserah saja.Kau pikir ini dunia dongeng? Mana ada penyihir di dunia ini apalagi di zaman seperti ini?” Kyuhyun bersikeras.

“Aish.Lalu kau sebut apa sesuatu yang dapat mengubahku dari manusia menjadi patung atau sebaliknya?” Younghee juga tak mau kalah.

“Ya.. itu… Bisa saja kau ini hanya manusia biasa yang menyelinap ke apartemenku dan bersikap seolah-olah kau adalah patung yang baru saja kudapatkan itu.”

“Tidak.Walaupun aku sendiri tidak begitu yakin apa masih ada penyihir di zaman seperti sekarang ini,tapi tulisan-tulisan ini berkaitan dengan sihir yang mengubahku.Para penyihir dari kerajaan Tenebris,kerajaan yang ada di zaman hidupku dulu,memiliki sebuah cara tersendiri untuk mewariskan ingatan dalam bentuk sandi kepada keturunan mereka.Jadi mereka tetap dapat menahan masyarakat kerajaan Lux seperti aku yang pernah mereka sihir agar tidak pernah bebas.” Younghee memulai penjelasannya lagi.”Kau masih mau mendengarkan?” tanyanya pada Kyuhyun.

“Kepala ku pusing mendengar dongeng-dongeng itu.Aku mau tidur.Terserah kau ingin berbicara terus atau tidak.” kata Kyuhyun.Ia langsung berbaring dan pura-pura tidak mendengarkan apapun yang akan diceritakan Younghee.

“Terserah aku? Baiklah,aku akan terus berbicara.Terserah kau juga mau mendengarkan atau tidak.” Younghee menarik nafas sedikit.Kemudian memulai ceritanya lagi.

“Dulu sekali,di masa aku hidup dan di sebuah negeri yang sama sekali tidak akan kau temukan di dalam peta ataupun kau datangi,kerajaan Lux tempat aku dan keluargaku tinggal,hidup bahagia bersahabat dengan kerajaan Amicus (kerajaan tetangga).

“Tapi suatu hari,roh-roh jahat berdatangan entah darimana dan mengambil alih sepenuhnya kerajaan Amicus dan mengubahnya menjadi kerajaan Tenebris.Seluruh masyarakat kerajaan itu berubah menjadi jahat dan mengerikan.Tak ada lagi kerja sama antara kerajaan Lux dan Amicus,yang ada hanya peperangan antara kerajaan Lux dan kerajaan Tenebris.

“Keluarga kerajaan Lux dan kerabat-kerabatnya susah payah mencari cara untuk berlindung dari serangan para penyihir kerajaan Tenebris yang semakin hari semakin kejam.Penyihir dari kerajaan kami,tepatnya Ibu-ku,akhirnya menemukan sebuah batu rubi sakti yang sudah ia berikan mantra-mantra pelindung.Batu itu dapat melindungi siapapun yang memilikinya dari kekuatan roh jahat.

“Ibu-ku langsung memperbanyak batu-batu itu untuk dibagikan kepada masyarakat kerajaan Lux yang masih tersisa.Kekuatan batu-batu itu berpusat pada satu batu yang dipegang oleh raja kami.Tapi suatu ketika,seorang penyihir kerajaan kami berkhianat dan malah memberitahu pimpinan kerajaan Tenebris sehingga dapat dengan mudah pusat batu rubi sakti itu dihancurkannya.Perlindungan dari batu itu seketika menghilang.Para penduduk kerajaan Lux mulai diserang lagi.

“Ibu-ku selalu berusaha menyembunyikan aku.Baginya yang paling penting adalah keselamatanku.Walaupun saat itu aku sudah berumur 19 tahun,tapi kemampuan sihirku masih jauh dibawah teman-teman sebayaku,sehingga aku masih belum bisa melindungi diriku sendiri.

“Dan saat itupun tiba.Seluruh penduduk bahkan raja kami sudah mati.Hanya aku dan Ibu-ku yang masih sempat bersembunyi.Ketika Ibu sedang menenangkanku di suatu tempat tersembunyi,justru disitulah seseorang dengan jubah gelap menghampiri kami.Aku hanya bisa meringkuk di pojokan tanpa bisa membantu Ibu-ku sedikitpun menghadapi orang itu.Ibu-ku terus melindungiku dari orang yang sepertinya sangat kuat itu.Ibu-ku,seorang penyihir terampil dibuatnya kelelahan sedangkan dia sendiri masih bisa tertawa-tawa.

“Ibu-ku tak bertahan lama menghadapinya.Ia sudah sekarat dan orang berjubah hitam itu mendorong Ibu sampai terjatuh.Aku sudah menangis sejadi-jadinya melihat Ibu-ku tersungkur tak berdaya.Ia sempat mengatakan sesuatu yang membuatku bingung sampai sekarang,dia bilang ‘Aku tidak akan membunuh putri mahkota kerajaan Lux,tapi aku juga tidak bisa membuatmu tetap hidup.Hanya ini yang bisa kuberikan untukmu sebagai keringanan.’ sambil memakaikan aku kalung ini.Padahal aku ini hanya putri seorang pernyihir dari keluarga sederhana,bukan putri mahkota.

“Dan setelah itu yang kuingat hanya ia mengucapkan mantra aneh yang dapat kudengar dengan jelas karena ia membacakannya dengan sangat keras.Seperti ini ‘Im.. ‘magicae vos in.. statuam!’.Aku tidak ingat apapun setelah itu dan aku terbangun di kota ini,dengan suasana yang sama sekali berbeda dengan masa aku hidup.Aku juga bingung kenapa saat aku bertanya tahun berapa sekarang,aku bisa dengan lancar berkomunikasi dengan bahasa kalian.” Younghee berhenti.Ia menunggu reaksi Kyuhyun dengan apa yang ia ceritakan.

Kyuhyun menyembunyikan reaksi wajahnya daritadi di bawah bantal yang menutupi wajahnya.Alisnya berkerut.Sebenarnya dia tertarik dengan semua ini,tapi terlalu gengsi untuk mengakuinya.

“Jadi.. Tolong beritahu aku darimana tepatnya kau menemukan tulisan ini?” tanya Younghee dengan penekanan pada kata ‘tepatnya’ sambil menunjuk layar ponsel Kyuhyun yang masih menampilkan foto tulisan itu.”Tolong beritahu aku.. Aku ingin segera bebas dan menjadi manusia seutuhnya.” rengek Younghee.

Kyuhyun langsung bangun lalu duduk bersila diatas tempat tidur,masih mengerutkan alisnya.”Dan.. apa keuntungan untukku jika kau menjadi manusia seutuhnya?” katanya pada Younghee.

‘Yah kan.Berarti daritadi dia mendengarkan perkataanku.’ batin Younghee.Younghee berpikir sesaat,kemudian dengan yakin ia menjawab,”Aku akan sangat berterima kasih padamu dan aku akan selalu mendukungmu.Yang mungkin penting untuk kejiwaanmu adalah kau tidak perlu merasa gila karena melihat patung yang bisa berubah menjadi manusia lagi.”

“Memangnya apa yang bisa kau lakukan kalau aku memberitahumu darimana aku mendapatkannya? Keluar dari apartemen ini dan mencari tahu orang itu? Dan kau akan kembali menjadi patung di tengah jalan dan membuat negara ini gempar? Begitu?” cecar Kyuhyun.

Younghee berpikir lagi.”Mungkin aku bisa.. meminta bantuanmu..” katanya tidak yakin.

“Kau pikir aku mau? Ceritamu saja belum tentu benar,bagaimana bisa aku membantumu melakukan hal-hal gila? Aku bahkan masih tak percaya kau memang patung itu.”

“Tolonglah.. Kau tidak akan bangkrut atau sakit jika membantuku..” mohon Younghee.

Untuk kesekian kalinya Kyuhyun menghela nafas.”Tidak.Aku tidak bisa.” putus Kyuhyun.Ia kembali berbaring dan bertekad untuk tidur sampai pagi.

~

Beberapa menit berlalu.Younghee duduk di samping tempat tidur Kyuhyun sambil berharap orang itu bangun lagi dan mau membantunya.Kali ini semangat Younghee begitu berapi-api untuk bisa kembali menjadi manusia sepenuhnya.Jadi bagaimanapun caranya,ia harus mendapat bantuan Kyuhyun untuk mencari informasi lagi.Younghee berdiri dan saat itulah tubuhnya menjadi patung kembali.

****

Berkas-berkas sinar matahari memasuki kamar Kyuhyun lewat celah-celah jendela.Kelopak mata Kyuhyun mulai bergerak-gerak,kemudian membuka perlahan.

Kyuhyun bangun dan merengangkan tubuhnya sambil menguap.Secara tidak sengaja matanya menangkap sosok patung Younghee.Kyuhyun menelan ludah dengan susah payah.

‘Aku tidak percaya semalam aku baru saja berbicara dengannya.’ batin Kyuhyun memperhatikan patung yang berdiri tenang di samping tempat tidurnya itu.

~

Walaupun hari masih pagi dan kegiatan di kota belum berjalan sepenuhnya,tapi Eunhye sudah mulai mondar mandir memikirkan segala yang mungkin sudah di ceritakan Younghee kemarin.Ahjumma tetangga itu terus mengganggunya sehingga ia tidak bisa menjalankan rencananya.

“Aish! Yeoja itu pasti sudah menceritakan semuanya.” Eunhye mengacak rambutnya frustasi.”Tapi..” ia mengacungkan telunjuknya saat sesuatu melintas di pikirannya.”Kyuhyun itu laki-laki cerdas,tidak mungkin dia percaya begitu saja dengan cerita yang lebih mirip dongeng pengantar tidur dari seseorang yang bahkan adalah sebuah patung.”

Eunhye tidak berhenti memutari ruang tamu sambil berpikir kira-kira apa yang ada dikepala Kyuhyun ketika mendengar cerita yang mungkin sudah diceritakan Younghee.

Saking sibuknya berpikir,Eunhye bahkan lupa mencabut sihirnya.Younghee bisa saja berubah-ubah dari patung ke manusia atau sebaliknya secara tidak terkendali jika Eunhye tidak mencabut sihirnya.

~

Kyuhyun sedang minum air di dapur ketika sebuah suara mengagetkannya.”Uhuk! Uhuk!” Kyuhyun tersedak.

“Maaf.” kata Younghee yang tau tau sudah berada dibelakang Kyuhyun.

Nafas Kyuhyun tercekat saat berhadapan dengan Younghee lagi.Ia berdiri kaku di tempatnya tanpa menaruh gelas ditangannya.

“Ada apa?” tanya Younghee polos.

“K,kau.. kenapa.. kenapa kau b-berdiri d-di situ?” Kyuhyun gelagapan.

“Aku tidak tahu.Tubuhku tiba-tiba kembali lagi..” jawab Younghee.

“Beb-beg-gitu? Kenapa k-kau muncul dihadapanku? Kau itu menakutkan.”

“Menakutkan bagaimana? Aku kan sudah bilang aku bukan hantu atau roh jahat.” sungut Younghee.”Kau juga belum menerima permohonanku.”

“Permohonan? Yang semalam? Bukankah sudah kubilang aku tidak bisa? Sekarang kau memilih tetap diam dan tidak menggangguku atau kubuang kau ke tempat pembuangan akhir.” cetus Kyuhyun.

Younghee mengerucutkan bibirnya kesal.’Pokoknya aku tidak akan menyerah.’ tekad Younghee.

Kali ini Younghee pura-pura menyerah.Ia kembali ke habitat(?) nya,yaitu di samping tempat tidur Kyuhyun.Tekad nya untuk memulai perjuangan kembali menjadi manusia sudah bulat,karena itu dia sudah menyiapkan siasat untuk membujuk Kyuhyun agar mau membantunya.

‘Omo.Aku berbicara dengannya lagi.Lama-lama aku bisa benar-benar masuk rumah sakit jiwa.’ pikir Kyuhyun.Tanpa sadar air yang sedang dituangnya meluap keluar.

****

Kyuhyun sudah siap berangkat ke kampus barunya hari ini.Ia berpikir mungkin kesibukan yang akan muncul setelah ini akan membantunya mengalihkan perhatiannya dari sosok patung jadi-jadian itu.

Lalu soal reuni yang sempat diberitahukan waktu itu,Kyuhyun memutuskan tidak akan datang.Ia sedang tidak mood untuk bertemu teman-teman lamanya.

~

Seluruh sudut Kyunghee University ini ramai dengan mahasiswa yang sedang mengobrol.Beberapa sibuk menyiapkan buku dan sebagian besar hanya bersantai bersama teman-temannya.

Kyuhyun berjalan santai di tengah keramaian.Ia masih ingin melihat-lihat sebelum masuk kelas barunya.Namun tiba-tiba langkahnya terhenti oleh seseorang yang sedang duduk sendirian di bangku taman sudut kampus yang terlihat paling sepi.

Sambil mencari-cari tempat yang stategis untuk mengintip sekaligus menguping apa saja yang dilakukan gadis itu,Kyuhyun melihat hal yang membuatnya makin penasaran.Ketertarikannya pada sejarah dan hal-hal berbau fantasy mendorongnya untuk terus menyaksikan kegiatan aneh dihadapannya.Walaupun tertarik dengan sesuatu yang bersifat fantasy,tetap saja dia merasa aneh ketika hal itu terjadi langsung padanya (re: patung yang ada dirumahnya.).

”Jadi dia kuliah disini juga..” gumamnya.

Eunhye,gadis itu dengan konsentrasi penuh memejamkan matanya begitu erat sambil menyelipkan bunga mawar merah darah ditengah kedua tangannya yang disatukan didepan dada.Mulutnya tak hentinya mengucapkan sesuatu yang asing.

Disampingnya tergeletak buku tebal itu lagi.Kyuhyun teringat Younghee.Apa buku itu benar-benar ada gunanya bagi patung jadi-jadian itu? pikir Kyuhyun.

Seperti memiliki suatu kewajiban,Kyuhyun berniat untuk mengalihkan perhatian Eunhye dan mencari banyak informasi dari buku itu.Ide yang entah akan berhasil atau tidak melintas di kepalanya.

Kyuhyun segera mengambil langkah untuk sedikit lebih jauh dari Eunhye.”EUNHYE-SSI!” sengaja Kyuhyun keraskan panggilannya.Agar gadis itu terkejut dan melupakan bukunya lalu menghampiri Kyuhyun.Sedikit malu Kyuhyun diperhatikan orang-orang di sekitarnya karena teriakan seribu oktafnya.

Dengan pura-pura antusias Kyuhyun menghampiri Eunhye yang tampak panik dengan kedatangannya.Bunga yang tadi ada di tangannya sudah jatuh dan layu begitu saja.Kyuhyun menutupi kebingungannya soal bunga itu.Ternyata rencananya berjalan baik.Yang Kyuhyun inginkan hanya Eunhye melupakan buku disampingnya.

“Bagaimana kau bisa ada disini? Kuliah?” tanya Kyuhyun sok akrab.Ia duduk disamping Eunhye dan menggeser buku itu menjauh beberapa sentimeter tanpa sepengetahuan Eunhye.

Eunhye yang masih panik langsung menjawab kaku.”I,iya.. Hehehe..” sambil berkata demikian ia menginjak bunga layu yang jatuh barusan dengan sepatunya.

“Baru masuk atau sudah lama?” Kyuhyun memperpanjang percakapan untuk mengalihkan perhatian Eunhye sepenuhnya.Sambil terus mengoceh,Kyuhyun memasukkan buku itu dengan satu tangan ke dalam tas selempang nya.Kyuhyun sampai tidak menyangka akan semudah ini.

~

~Eunhye POV~

Sial,sial sial!! Ritualku gagal! Kali ini gara-gara si Kyuhyun ini! Sedikit lagi mantra nya selesai dan waktu untuk Younghee kembali jadi manusia akan stabil lagi.

Tapi aku tidak bisa marah begitu saja pada namja ini.Apalagi semerta-merta mengubahnya menjadi seperti Younghee.Dia bisa kugunakan sebagai perantara menghancurkan keturunan terakhir kerajaan Lux.

“Belum lama.Tapi aku masuk lebih dulu darimu.” candaku.Aku berusaha untuk menutupi kegugupanku.Bagaimana tidak gugup? Buku milikku ada disampingnya dan aku tidak tau ia melihatnya atau tidak.

“Begitukah? Jadi apa aku ini junior-mu mulai sekarang?” ada yang aneh dengan namja ini.Biasanya dia tidak seceria ini.

Aku hanya bisa mengeluarkan senyum yang mungkin akan tampak sangat aneh.

“Aku pergi dulu,ya.Sampai jumpa..” pamit Kyuhyun.Setelah itu dia langsung berjalan dengan sangat cepat meninggalkanku yang sudah seperti orang dengan senyum bodohnya.

Saat kulihat bagian bangku yang kosong disampingku.. “DIMANA BUKU-KU?!?!”

****

Author POV

“Aku tidak tahu kenapa.Tapi kurasa bisa kupertimbangkan permintaan gadis itu.” gumam Kyuhyun pada dirinya sendiri.Tangannya belum berhenti membolak-balik halaman buku tua yang baru saja jatuh ke tangannya itu dan matanya juga tidak berkedip membaca tulisan-tulisan di dalamnya.

Kyuhyun dengan betahnya duduk di atas kloset duduk di toilet kampus barunya.Ia sudah tidak memikirkan bau pesing yang memenuhi toilet itu.Pikirannya benar-benar terpusat sepenuhnya pada bacaan ditangannya.

“Sepertinya aku benar-benar akan masuk ke dalam permasalahan si patung hidup itu.” gumamnya sekali lagi.

Sebuah kutipan kata meningkatkan ketertarikannya.Ia membaca kalimat tersebut.”Warisan sandi-lah kuncinya.Apabila sandi telah terpecahkan,pergilah tuk laksanakan petunjuk yang akan muncul dengan sendirinya dari sandi.” Setelah ia membacanya,dengan penuh konsentrasi Kyuhyun mengamati gambar diatasnya.Alis Kyuhyun bertaut ketika ia merasa mengenali benda di gambar itu.Gambar sebuah mangkuk yang seperti memancarkan cahaya beserta tulisan.

Begitu Kyuhyun yakin kalau ia tidak salah mengenali gambar itu,ia menepuk tempat duduknya alias kloset dengan cukup keras.”Tidak salah lagi.Ini mangkuk yang ada di rumah Eunhye.” Kyuhyun mengetuk-ngetuk gambar itu dengan telunjuknya.

“Tapi.. apa aku harus kembali ke rumah Eunhye untuk melakukan petunjuk dari sini? Kalau dia sadar aku telah mencuri bukunya,apa yang akan dia perbuat padaku? Menyihirku menjadi patung? Gila atau tidak aku sudah cukup yakin kalau Eunhye itu benar-benar seorang penyihir.” Tak hentinya Kyuhyun berbicara pada dirinya sendiri.

****

Hari sudah malam ketika Kyuhyun sudah sampai di rumahnya.Berjam-jam yang lalu ia habiskan di kafe dekat kampusnya untuk melanjutkan penelitian barunya.Tekadnya sudah bulat untuk menguak segala kejadian misteri ini.

Selama beberapa menit Kyuhyun hanya duduk terdiam di pinggiran tempat tidurnya.Ia berpikir cara apa yang bisa dilakukannya untuk melakukan petunjuk dari buku itu tanpa mengundang kecurigaan Eunhye.

“OMO! APA ITU?!?!”

Kyuhyun terjungkal saking kagetnya.Suara melengking itu sungguh mengejutkannya dan menghancurkan konsentrasinya.”YAK!! APA YANG KAU LAKUKAN?! KAU TAHU AKU HAMPIR SAJA TERKENA SERANGAN JANTUNG?!”

Younghee langsung diam seribu bahasa begitu Kyuhyun membentaknya.Ia terpaksa menelan rasa penasarannya daripada harus membuat Kyuhyun membentaknya lagi.

Kyuhyun menghela nafas gusar.Diusahakannya untuk meredam emosinya.Ia sangat kesal karena konsentrasinya yang sudah sangat sulit dia bangun diruntuhkan begitu saja.

“Ini..” Akhirnya Kyuhyun berhasil menguasai dirinya dan memberikan buku tebal yang sejak tadi ada dipangkuannya.

Dengan tidak sabaran Younghee menerima buku itu dan membukanya.Wajahnya tak kalah terkejutnya dari Kyuhyun saat baru pertama menemukan buku itu.

Setelah beberapa saat memusatkan perhatiannya pada buku itu,Younghee akhirnya menghentikan kegiatannya dan memandang kosong entah kearah mana.

“Aku tidak menyangka buku ini masih ada sampai di zaman seperti ini..” gumamnya lirih.

“Apa yang akan kau lakukan setelah ini?” tanya Kyuhyun perhatian.

Younghee menoleh pada Kyuhyun sambil memasang tampang memelas.”Bantu aku,ya?”

Kyuhyun menautkan kedua alisnya.Ia ikut memandang kosong ke lantai apartemennya sambil berpikir.Kali ini suasana diantara mereka benar-benar serius.

“Aku juga sedang memikirkannya.Tapi aku takut wanita itu curiga jika aku datang ke rumahnya lagi.” kata Kyuhyun pada Younghee.

“Siapa? Maksudmu wanita yang waktu itu datang malam-malam kesini?” tanya Younghee.

Kyuhyun akhirnya mengangkat kepalanya yang tadi tertunduk.”Ya.Ngomong-ngomong,kenapa buku itu bisa mengandung semua petunjuk?”

Younghee kembali memandangi buku ditangannya.”Beberapa hal yang ada didalam buku ini sama seperti yang ada dalam buku sihir kerajaanku.Sepertinya buku ini dileburkan dari buku kerajaan Lux, Amicus, dan sedikit ilmu sihir dari roh-roh jahat.Ya,sepertinya memang begitu.” ujarnya yakin.

Kyuhyun sudah tidak bereaksi seperti sebelumnya yang akan menganggap ini hal gila,tapi justru sebaliknya.Kyuhyun masih diam seperti menunggu kata-kata berikutnya yang akan keluar dari mulut Younghee.

“Sepertinya sandi yang dimaksud disini adalah sandi kunci ingatan para pengikut roh jahat.Mungkin jalan keluarnya adalah ingatan itu.Yang mengetahui bagaimana cara memecahkan sihir ini pasti hanya para penyihir kerajaan Tenebris.Rahasia itu tak pernah bocor kemanapun kecuali keturunan-keturunan mereka.

“Bukan dengan menceritakan secara turun-temurun,tapi semuanya diubah dalam bentuk sandi.Bisa dipastikan seluruh keturunan kerajaan Tenebris mengandung sandi itu.Dan.. satu-satunya keturunan kerajaan Tenebris adalah wanita itu.Kita harus memecahkan sandi itu agar bisa menemukan cara membebaskanku dari sihir ini.”

Kyuhyun mengangguk-angguk.”Kalau begitu akan kuusahakan agar aku bisa pergi kerumah gadis itu lagi..” gumam Kyuhyun.

“Kenapa tidak sekarang?!” Saking tidak sabarnya Younghee berbicara dengan nada tinggi pada Kyuhyun.

“Yak! Aku ini majikanmu,kau ingat?!” balas Kyuhyun kesal.

Younghee mengerucutkan bibirnya kesal.Dia harus sedikit bersabar untuk misi pembebasan dirinya.

Seperti teringat sesuatu yang penting,Younghee menjentikkan jarinya.”Dalam buku ini dijelaskan kalau tak segera mengangkat mantra sementara yang telah diberikan,maka kekuatan mantranya tidak akan stabil.Berarti tubuhku sering berubah-ubah secara tidak stabil karena si penyihir belum mencabut mantranya.” Younghee berhenti sejenak sebelum kembali mengoceh,

“Jadi selama buku ini masih ada ditangan kita,aku akan berubah dari patung menjadi manusia atau sebaliknya secara tidak stabil.Bahkan bisa seharian penuh aku akan berada dalam wujud manusia.Coba ku lihat lagi..” Younghee kembali meneliti isi buku tebal ditangannya dengan saksama.

“INI!” Lagi-lagi suara Younghee mengejutkan Kyuhyun hingga ia hampir jatuh.”Setiap sekali bulan purnama maka dari situ juga dihitung 24 jam mantra akan lumpuh.Berarti setelah bulan purnama muncul maka aku akan berubah menjadi manusia selama satu hari penuh!” seru Younghee.

Kyuhyun beranjak menuju jendela dan membuka tirainya.Cahaya bulan terpancar sepenuhnya tanda bulan purnama sedang terjadi.

Melihat reaksi Kyuhyun setelah tirai terbuka,Younghee ikut mengintip keluar jendela.Begitu ia melihat kalau bulan purnama benar-benar sudah muncul,ia segera berkata,”Dari sekarang aku akan menjadi manusia beberapa jam kedepan.Kau mau membantuku memulai misiku?”

Selama beberapa detik mereka hanya saling bertatapan.Sampai akhirnya Kyuhyun meneguhkan niatnya lalu mengambil jaketnya dan mengisyaratkan Younghee untuk ikut dengannya.

****

Kyuhyun baru saja menekan bel dirumah yang kini ada dihadapannya.Jantungnya berdegup kencang,walaupun ia belum tahu apa yang akan terjadi padanya setelah ini.

Younghee menunggu tepat disamping rumah itu.Hal ini untuk berjaga-jaga agar dirinya aman dari Eunhye.Buku itu juga ada ditangannya.Ia yakin penyihir muda seperti Eunhye tak akan menghafal seluruh mantra tanpa buku ini.

Pintu sudah terbuka dan wajah Eunhye yang kusut menyembul dari balik pintu.Kyuhyun memasang senyumnya agar tidak terkesan mencurigakan.Eunhye sendiri agak bingung mau bertingkah seperti apa.Ia baru saja menaruh kecurigaan besar pada Kyuhyun.

“Kyu? A.. Ada apa?” Bibir Eunhye mengulas senyum namun hatinya tak berhenti memikirkan apa yang diinginkan Kyuhyun malam-malam begini.

“Tiba-tiba saja aku ingin berkunjung sekalian menanyakan beberapa hal tentang kampus kita.” jawab Kyuhyun.

Akhirnya Eunhye membiarkan Kyuhyun masuk.Kyuhyun dipersilahkan duduk di sofa sementara Eunhye pergi ke dapur untuk mengambil beberapa camilan dan minuman.

Kyuhyun berpikir keras apakah ini saat yang tepat untuk membacakan mantra penidur.Tapi tiba-tiba saja pikirannya terasa begitu lelah dan pandangannya mulai kabur.Ia heran dengan apa yang sedang terjadi pada dirinya.

Tanpa menunggu lama lagi,Kyuhyun sudah tergeletak begitu saja diatas sofa tak sadarkan diri.

Eunhye baru saja keluar dari dapur.Melihat keadaan Kyuhyun,terukir senyum licik di bibirnya.

“Kalian pikir aku tak menghafal mantra penidur?”

TBC

Advertisements

4 thoughts on “Destroy the Magic [Part 2]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s