Just You [Part 5-end]

*****

“Saengil chukka hamnida.. Saengil chukka hamnida.. Saranghaneun uri chingu,saengil chukka hamnida..”.Aku,Kyuhyun,dan Yesung bernyanyi sambil membawa kue tart kehadapan Michan.Michan tersenyum gembira melihat kami bertiga dating dan merayakan ulang tahunnya.Yesung berjalan mendekati Michan lalu memeluknya “Saengil chukka hamnida na yeojachingu”.”Michan,ayo kesini.Ucapkan permintaan lalu tiup lilinnnya” selaku diantara keheningan saat Michan dan Yesung saling berpelukan.”Oh.Baiklah..”

“Ini untukmu.” kataku pada Michan sambil menyodorkan sebuah hadiah kecil padanya.”Omo,terima kasih..” ujarnya sambil membuka bungkusan itu.”Cermin? Kau menghinaku,ya?” tanyanya sambil menatapku intens.Lalu ia memukul pelan kepalaku,setidaknya tidak sesakit pukulan Kyuhyun.”Hey! Ada apa denganmu? Karena kau suka sekali bercermin makanya aku berikan itu untukmu.” jelasku seadanya.”Hahah,,aku hanya bercanda~” kata Michan sambil tertawa.

“Sekarang,ini hadiah dariku.” kata Kyuhyun setelah mengeluarkan sekotak hadiah entah darimana.”Kau juga menyiapkan hadiah untukku?”.Michan langsung membukanya. ‘DOWENG’ “GYAAAAAAAA………. APA ITUUUU??!!!!!!!!!!” teriak Michan dengan suara sepuluh oktaf cemprengnya.Kotak itu terlempat dari tangan Michan yang gemetaran.Aku mengambil kotak itu kemudian menatap kesal pada Kyuhyun.”Laba-laba karet? Ini hadiahmu?!” sergahku pada Kyuhyun.”Hey! Kalian ini berlebihan.Aku hanya bercanda sedikit.Hadiahnya ada dibagian bawah kotak itu.” balas Kyuhyun santai.

Michan berusaha menenangkan dirinya sendiri dan mengambil kotak kecil itu kembali.Matanya tiba-tiba saja berbinar.”Sapu tangan.Lembut sekali..” Michan langsung asik sendiri dengan sapu tangan itu.”Ehm,ada satu lagi hadiah,nona.” kata Yesung ala ala pelayan.”Apa yang kau siapkan untukku? Aku sudah tidak sabar.” Michan selalu tidak sabaran.”Tutup matamu.Kau tak boleh membuka mata sampai kubilang buka.” pinta Yesung.Michan langsung mematuhinya.

Lagi-lagi Yesung kesulitan untuk mengambil boneka raksasa itu.”Ckckck..” aku berdecak heran dan langsung berjalan untuk membantunya.”Baiklah,disini saja terima kasih.” kata Yesung padaku setengah berbisik setelah boneka itu terduduk dengan manis didepan Michan.”Sekarang kau boleh membuka matamu.” kata Yesung.Dan detik berikutnya Michan sudah berteriak kegirangan.”Whooaaaaaa….” Michan berlari dan memeluk boneka barunya hingga jatuh dan menmpa Yesung.Dan sekarang posisi mereka seperti kue lapis.Dengan Michan paling atas,boneka doraemon,lalu Yesung paling bawah.Kasihan sekali namja itu.

Acara serah terima(?) hadiah sudah selesai dan berubah menjadi acara saling melempar kue.Kue tart yang ukurannya tidak kecil itu habis seketika dan berceceran dimana-mana.Kurasa ini ulang tahun yang spesial dengan dua pasangan didalamnya.

-1,5 years later-

“Kau mau kuliah dimana?” tanya Kyuhyun padaku.Kami sedang berada di pinggir pantai menyaksikan matahari yang sudah hampir tenggelam sepenuhnya.”Mmm,,yang jelas masih di kota ini.Memangnya kenapa?” jawabku tanpa mengalihkan pandangan dari laut dihadapanku.Hari ini Kyuhyun mengajakku kesini karena ingin mengatakan sesuatu.Tapi sampai sekarang dia belum mengatakannya.

“Aku.. Kakekku menyuruhku belajar di Amerika.Katanya setelah itu aku boleh melakukan apapun yang kusuka.”

Rasanya ada sesuatu yang jatuh di dalam dadaku.Tiba-tiba saja aku merasa sangat sedih.”Benarkah? Berapa lama?” tanggapku sambil berusaha menenangkan diriku sendiri.”Aku belum bisa memastikannya.” jawabnya dengan kepala tertunduk.Berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi memenuhi pikiranku.Bagaimana kalau dia tidak kembali kesini lagi? Bagaimana kalau dia mendapatkan orang yang lebih baik dariku dan menikah dengannya? Bagaimana kalau dia melupakanku? Aku ingin sekali menangis.

Kyuhyun menangkupkan tangannya di pipiku dan menyeka air mataku yang keluar.”Ikutlah denganku.” katanya tepat dihadapan wajahku.Mata Kyuhyun sendiri juga sepertinya sudah ingin mengeluarkan air mata.”Tidak bisa.Aku akan merindukan orang tuaku.Kau pergi saja.Aku akan menunggumu.Pasti.” jawabku.Aku berusaha tersenyum padanya walaupun aku tidak bisa berhenti menangis.

“Kau tidak apa-apa? Kalau begitu berjanjilah untuk menungguku.Aku akan kembali untukmu.” katanya.Kemudian ia memelukku dengan erat.Kami menangis tanpa suara.Kyuhyun mengelus-elus rambutku dan aku menepuk-nepuk pelan punggungnya.

“Saranghae.” tiba-tiba Kyuhyun mengucapkan kata itu.Aku senang dia mengatakannya.”Nado saranghae.” ucapku.

“Aku hanya akan mencintaimu.Aku tidak tertarik pada siapapun kecuali dirimu.” ungkap Kyuhyun.Aku terkekeh.Aku hanya tersenyum sebagai respon.

***

Hari ini aku akan mengantar Kyuhyun ke bandara.Tapi Kyuhyun bilang aku harus bersiap-siap sedikit lebih pagi untuk jalan-jalan sebentar.

Kyuhyun menjemputku dirumah lalu membawaku ke taman.Taman yang pertama kali kami kunjungi bersama.Saat kutanya mengapa ia membawaku kesini,dia bilang hanya ingin mengenang apa saja yang pernah ia lakukan bersamaku di kota ini.Aku jadi sedih memikirkan sebentar lagi dia akan pergi.

~

Setelah 2 jam,akhirnya kami benar-benar harus berangkat ke bandara.2 jam itu hanya kami habiskan untuk duduk diam di bangku taman tadi.Walaupun bokong ku sampai sakit karena terlalu lama duduk,tapi tentu saja aku tidak memperdulikan itu.Aku harus menikmati waktuku bersamanya sebelum melihatnya tebang dengan pesawat.

-Airport-

“Jaga dirimu baik-baik.Jangan menangisi namja tampan ini ya?” senyum Kyuhyun.”Cish,kau pikir aku akan menangisimu? Sudah sana,kau akan ketinggalan pesawat kalau begini terus.” aku mendorong Kyuhyun untuk segera pergi.”Saranghae.” ia mengucapkan kata itu lagi.”Berhenti bicara.Cepat sana.” perintahku.’Nado saranghae Cho Kyuhyun.’ jawabku di dalam hati.

***

Hari ini mama sakit.Aku akan masak untuknya.Sepertinya dia kelelahan.

Aku mengaduk-aduk bubur yang sedang kumasak.Aku ingin pingsan saat tiba-tiba sepasang lengan memeluk pingganku dari belakang.Aku benar-benar tidak mengira mama akan melakukan hal konyol ini pada anaknya sendiri.

Aku berbalik dan.. sendok yang kupegang jatuh seketika.”K,kyu?”.Sepertinya aku hanya bermimpi.Tanpa memperdulikan aku yang kaget setengah hidup,Kyuhyun dihadapanku yang belum jelas nyata atau tidak ini kembali memelukku.

Oh,aku butuh seseorang untuk menyadarkanku.Ada rasa senang juga tidak percaya dalam hatiku.”B,ba,bagi-mana kau.. bisa,masuk kesini?” aku masih terlalu syok untuk berbicara dengan wajar.”Tentu saja berkat Ibu mertua.” jawab Kyuhyun tepat di telingaku.

“Bodohnya kau,Ahra.Kau percaya mama benar-benar sakit?” mama tiba-tiba saja datang sambil tertawa geli.Aku segera melepaskan pelukan sepihak ini,lalu menatap mama kesal.”Ini kejutan untukmu.Hahahah..” mama terus saja tertawa.

Aku baru ingat sudah lumayan lama Kyuhyun pergi.Sampai akhirnya saat ini dia sedang berdiri dihadapanku.Ia berlutut,dan mengeluarkan sebuah kotak beludru biru dari sakunya.”Menikahlah denganku.”

Jantungku seolah melayang dan tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi.Aku juga merasa sangat tergang seperti tersetrum.Sedangkan Kyuhyun masih tersenyum padaku.

“Aku baru lihat ada namja yang melamar di dapur..” ejekku,hanya pura-pura.Kyuhyun malah memakaikan cincin yang dia bawa di jari manisku.”Yak! Aku bahkan belum menjawab!” omelku setengah gugup.”Aku tahu akan seperti apa jawabanmu.” katanya dengan percaya diri.Tapi memang benar,jawabanku pasti iya.Aku tidak peduli bagaimana caranya memintaku menikah dengannya dengan begitu mudah.Apa orang tuanya mengizinkan? Orang tuaku sepertinya tidak keberatan.

Belakangan saja memikirkan itu.Yang penting saat ini aku merasa sangat bahagia ^w^

-END-

Advertisements

One thought on “Just You [Part 5-end]

  1. Wuahhhhhh….. Cepat sekali endingnya :”(
    Sequel ya.. Biar lebih seru…. Aku ingin tau, setelah Ahra dan Kyu menikah ada apa lagi ;D Haahaahhaaahaa XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s