Goodbye My Love

Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Han Ahra
  • Lee Donghae

Notes : FF ini gak jelas genre apaan,karna alurnya lompat-lompat.Sad Ending karna Author sedang galau,makanya pengen nyiksa Kyuhyun-_-

***

May 7th 2009

“Bagaimana menurutmu? Aku membuatnya hanya dalam satu malam~” kata seorang namja dengan bangganya setelah ia membuka kain penutup sebuah kanvas.Kanvas yang berlukiskan menara di Ibukota Perancis,menara Eiffel.Yeoja yang duduk dikursi didekat jendela itu terkejut dan langsung bertepuk tangan dengan wajah berseri-seri.

“Bagus sekali,oppa!” ia mengangkat kedua jempol tangannya,kemudian berjalan mendekati lukisan itu agar bisa memperhatikan lebih jelas.”Boleh kubawa pulang,tidak?” yeoja itu sebisa mungkin memperlihatkan wajah memelas.

“Hmm,,bagaimana,ya? Aku tidak tidur semalaman untuk membuat ini.Masa kuberikan pada orang lain begitu saja?” si namja masih terlihat menimbang-nimbang.

“Oppa..”

“Tapi… Karena aku ini orang yang baik dan murah hati… Mmm,,baiklah,untukmu saja”

“Kyaaaaaaaa……. Gomawo oppa….!!” yeoja bernama Ahra itu langsung memeluk lukisan yang telah menjadi miliknya itu.

“Ehm,,kau lupa dengan orang yang telah membuatkannya?” Kyuhyun berdeham,dialah yang membuat lukisan itu dan kini merasa tersisih hanya karena sebuah lukisan.

“Ah,mian.Gomawo..” Ahra berganti memeluk Kyuhyun,kekasihnya yang selalu tahu bagaimana membuatnya senang.

“Apapun untukmu.Bahkan aku bisa saja membeli menara yang ada di Paris sana”

“Tidak masuk akal.Kau terlalu banyak bicara,oppa” sahut Ahra dengan kesal yang dibuat-buat.”Mmm,,sebagai balasannya,aku akan memasak untukmu.Kajja!” ia menarik Kyuhyun menuju ruang makan dan menyuruhnya duduk disana sementara ia menyiapkan sarapan didapur.Ia tahu Kyuhyun pasti belum sarapan sama sekali,meski jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas.

~

Ahra sedang sibuk didapur sedangkan Kyuhyun mulai merasa bosan duduk diruang makan.Ia pun memutuskan untuk pergi kedapur,melihat apa yang Ahra siapkan untuk dirinya.Begitu masuk kedapur,

‘BRUKK’ ‘PRAANGG’

“Whoooaaaaaaaa……. Panaaaaaasss..!!!!” Kyuhyun berteriak sekeras-kerasnya saat merasakan tubuhnya terkena tumpahan sup panas yang dibawa Ahra saat tak sengaja mereka saling membentur satu sama lain di pintu dapur.

“OMOO!! Oppa… Gwaenchana?? Mianhae..” dengan paniknya Ahra mengambil kain lap dan membersihkan bagian lengan Kyuhyun yang terkena sup panas.Kemudian ia segera membantu Kyuhyun berjalan menuju kamarnya.Kyuhyun meringis perih menatap tangannya yang hampir melepuh.

“Mianhaeyo..” Ahra terus meminta maaf setelah membantu Kyuhyun duduk dan bersandar ditempat tidurnya.Dengan cekatan ia mengompres tangan Kyuhyun dengan handuk kecil yang sebelumnya sudah dibasahi dengan air dingin.Lalu mengoleskan salep khusus dibagian yang sama.Garis kekhawatiran masih terlihat jelas diwajah Ahra yang belum melepas pandangannya dari luka ditangan Kyuhyun.

“Mianhaeyo” Ahra mendongakkan kepalanya,mendapati wajah Kyuhyun yang kini menatapnya dalam.

“Berhenti mengucapkan kata maaf” senyum Kyuhyun.

“Oppa tidak marah padaku?” wajah Ahra tampak makin khawatir.

“Marah? Hahahh,,kau ini kenapa? Ini hanya luka kecil.Terjadi juga karena ketidaksengajaan,kan? Jangan pasang ekspresi panic itu lagi,kau terlihat aneh” tawa Kyuhyun.

“Oppa menyebalkan!” kesal Ahra yang langsung menepuk tangan Kyuhyun,benar-benar tepat dibagian lukanya.

“YAAAAAKK!!! Itu masih sakit! Dasar bodoh!” Kyuhyun kembali meringis kesakitan.

“Aku tidak peduli lagi! Bleee..” Ahra menjulurkan lidahnya,kesal karena Kyuhyun menertawakannya.

Ahra berjalan keluar kamar Kyuhyun dan menutup pintu.Namun ia menghentikan langkahnya tepat setelah pintu tertutup.Sambil tersenyum,ia berucap, “Happy Anniversary,oppa”

“Happy Anniversary too sayang..” tiba-tiba saja Kyuhyun keluar dari kamarnya dan memeluk Ahra dari belakang.Ahra tersentak kaget saat menyadarinya,namun kemudian ia tersenyum.

“And Happy Birthday..” lanjut Kyuhyun.Walau tak bisa melihat ekspresi wajah Kyuhyun dibelakangnya,Ahra tahu Kyuhyun tengah tersenyum,sama sepertinya.

“Gomawo..” balas Ahra.

“Sudah tepat tiga tahun setelah kita menjadi kekasih.Dan sudah tepat dua puluh tahun sejak kau lahir ke dunia.Dua puluh tambah tiga,dua puluh tiga.Kalau begitu kau harus memberiku dua puluh tiga kecupan” ujar Kyuhyun ringan.

Ahra segera berbalik dan memekik kaget, “MWOO?!?! Itu tidak ada hubungannya sama sekali!!”

“HAHAHAH.. Kau ini terlalu mudah dibohongi! Aku hanya bercanda bodoh.Kajja,kau harus duduk disampingku sampai tanganku sembuh”

“Baiklah tuan majikan” kekeh Ahra.

***

May 7th 2010

“Hai!” sapa Kyuhyun tepat setelah Ahra membuka pintu.

“Oppa? Ada apa? Tumben sekali malam-malam dating kesini?” Ahra menatap bingung.

“Kenapa? Tidak boleh?”

“Bukan begitu..”

“Ayo ikut aku!” Kyuhyun langsung menarik tangan Ahra keluar dari apartemennya.Setelah menutup pintu dan melarang  Ahra protes,Kyuhyun merangkul bahu Ahra dan pergi kesuatu tempat.

“Kita mau kemana?” tanya Ahra.Kyuhyun memang orang yang sulit ditebak,piker Ahra.

“Sudah kubilang jangan protes!” tukas Kyuhyun.Senyuman penuh rahasia menghiasi wajahnya.

“Aku kan hanya bertanya..” gerutu Ahra.”Lagipula ini sudah hampir jam duabelas malam..”

~

“Wuuaaaahh… aku tidak tahu ada tempat seperti ini disekitar sini.” Ahra berseru kagum sambil memandang kembang api yang menghiasi langit.

“Bagaimana bisa tahu kalau kau selalu dirumah saat malam Jumat seperti ini..”

“Aku tidak menyangka saja ada festival meriah dimalam yang kukira adalah malam yang paling menyeramkan”

“Pemikiran bodoh”

“Menyebalkan sekali! Selalu mengatakan aku ini bodoh!” Ahra memukul kepala Kyuhyun.Begitu dibalas tatapan membunuh dari Kyuhyun,Ahra langsung diam.

“Mian..” gumam Ahra.

“Tidak sopan!” bisik Kyuhyun,masih dengan tatapan mengerikannya.Ia mendekatkan wajahnya seakan ingin menerkam Ahra.”Angkat wajahmu!” perintah Kyuhyun.

Dengan takut-takut Ahra mengangkat wajahnya dengan mata tertutup,kemudian,

‘CHUP’

“Happy birthday..” bisik Kyuhyun lagi setelah mengecup singkat bibir Ahra.Ucapannya keluar bersamaan dengan bunyi pukulan gong yang menandakan hari telah berganti,menjadi tepat tanggal 7 Mei.”and Happy Anniversary..”

Ahra terkekeh kecil,”Happy Anniversary too”

“Kau tunggulah disini,aku akan segera kembali” kata Kyuhyun sebelum pergi kesuatu tempat ditengah kerumunan orang-orang diujung sana.

“Benar-benar sulit ditebak” gumam Ahra sambil tersenyum.

Selang beberapa detik,terdengar bunyi berisik seperti benturan kayu-kayu disekitar Ahra.Lalu disusul dengan teriakkan seorang ahjussi “AWAAASSS!!”

Ahra langsung panik.Namun sebelum ia sempat menyadari apa yang sedang terjadi,

‘BRUUKK’ ‘BRAAKK’

Kayu-kayu yang berat dan keras menghantam tubuh Ahra terutama kepalanya.Ia sempat merasakan sakit dan pusing yang luar biasa sebelum akhirnya jatuh pingsan ditengah reruntuhan kayu.

~

Kyuhyun pergi ke sebuah toko untuk mencari dan membeli hadiah.Buru-buru ia mencarinya.Dia tak ingin meninggalkan Ahra sendirian lebih lama lagi.

Matanya berhenti sejenak memandang sebuah kalung perak berliontin bintang dengan warna senada.Ia tersenyum dan kemudian langsung memutuskan untuk membelinya.

Mendengar nominal harga yang harus dibayarnya tak mmebuatnya kaget sama sekali.Harga kalung itu bisa saja disetarakan dengan uang sewa apartemen selama setahun.

Kyuhyun mengeluarkan selembar cek dari dompetnya dan berlalu pergi setelah mengucapkan terima kasih,tanpa memperdulikan kembalian yang dapat diambilnya kembali.

~

Langkah Kyuhyun langsung berhenti ketika melihat orang-orang mengerumuni tempat yang seingatnya adalah tempat dimana Ahra berdiri.Perasaannya langsung memburuk.Dengan cepat ia menerobos kerumunan itu,dan mendapati seorang wanita sedang terbaring tak berdaya dengan darah yang bercucuran dari kepalanya.

“Tidak,itu pasti orang lain” gumamnya,mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa orang itu bukan wanitanya.Tapi sisi lain hatinya justru mengatakan sebaliknya.

Tangan Kyuhyun gemetar.Kemudian ia jatuh terduduk tepat disamping tubuh Ahra.Mengangkat kepalanya keatas pangkuannya,menyingkirkan helai-helai rambut yang telah dibasahi darah,dan menatap wajahnya.Benar sekali,”Ahra..”

Kyuhyun meneteskan air matanya.Emosinya tersulut begitu menyadariorang-orang disekitarnya hanya memandang prihatin tanpa ada satupun yang berinisiatif untuk menolong.

“Apa kalian buta,hah?! Dia sekarat,cepat cari bantuan atau telepon ambulans!” bentak Kyuhyun pada semua orang yang ada disitu.

Seakan baru sadar dari lamunan masing-masing,mereka semua kalang kabut.Sebagian mengeluarkan ponsel untuk menelepon ambulans,dan sisanya berlarian mencarikan kendaraan yang memungkinkan untuk digunakan menuju rumah sakit.Suasana langsung menjadi begitu riuh.

Tidak lama sebuah ambulans dating dan dengan sigap beberapa orang berseragam putih mengangkut Ahra kedalam mobil.Kyuhyun mengikuti,ia masih berharap ini semua hanya mimpi atau sandiwara semata.Tapi tentu saja kenyataan selalu menang.

“Kurasa aku adalah orang paling bodoh.Maafkan aku,karena aku kau begini.Maaf,maafkan aku..”

***

May 7th 2011

“Oppa,boleh minta tolong?”

“Boleh..”

“Tolong antarkan aku ketempat yang waktu itu..”

“Tempat yang mana maksudmu?”

“Menara itu.. Nam.. nam..”

“Namsan Tower?”

“Iya! Tolong antarkan aku kesana,ya?”

“Baiklah.Kapan?”

“Sekarang! Kapan lagi?”

“Hahaha,,baiklah.Kajja..”

Ahra tersenyum senang dan segera mengambil tas tangannya dan keluar bersama Donghae.Ya,Donghae.Bukan Kyuhyun lagi.Bukan Kyuhyun yang ditahun-tahun sebelumnya selalu bersamanya.

Semenjak kecelakaan itu,ingatan di otak Ahra terganggu.Sebagian besar ingatannya hilang.Ingatan tentang kekasihnya itu hilang seketika.

Donghae,dia yang ketika itu dengan sigap menelepon ambulans,hingga Ahra masih sempat terselamatkan.Dengan berbagai kejadian,waktu selalu mempertemukan Ahra dengan Donghae.Dalam waktu kurang dari setahun keduanya menjadi begitu akrab layaknya saudara.Atau mungkin… kekasih.

Ketika Ahra sampai dipintu dan membukanya,seseorang telah berdiri disana sambil membawa kotak hadiah.

“A,annyeong..” sapanya.Laki-laki itu,tentu ia masih mencintai Ahra,selalu ingat ulang tahunnya,serta menyiapkan hadiah.Terkadang,dia-Kyuhyun,merasa menyesal karena tahun lalu tak sempat menyampaikan hadiahnya.Sampai hal yang tak pernah ia bayangkan terjadi juga.Ingatan Ahra tak pernah kembali.Terpaksa Kyuhyun menjaga jarak dengan Ahra karena sepertinya Ahra merasa kurang nyaman saat berada didekatnya.

“Annyeong,Kyuhyun-ssi..” balas Ahra sambil tersenyum ramah.Embel-embel ‘Oppa’ yang selalu digunakannya dalam nama Kyuhyun sudah lama hilang.

“Selamat ulang tahun.Aku dating kesini untuk memberikan hadiah” Kyuhyun tersenyum kaku.

“Gomawoyo.Mau masuk sebentar?” tawar Ahra.

Kyuhyun menggeleng pelan,”Aku harus pergi.Ini,aku pergi dulu” setelah memberikan apa yang dibawanya untuk Ahra,Kyuhyun lekas pergi.Padahal ia ingin sekali memeluknya dan menambahkan ucapan ‘Happy Anniversary’,tapi tentu hal itu tak bisa dilakukannya.

Saat tahu Ahra kehilangan segala memori tentang dirinya,Kyuhyun hanya memperkenalkan diri sebagai teman Donghae,jauh sekali dengan fakta yang sesungguhnya.

Kyuhyun tak mengenal Donghae sama sekali sebelum kecelakaan itu.Ketika itu tanpa pikir panjang,ia mengatakan ia adalah teman Donghae yang ketika itu juga menyusul kerumah sakit.Kyuhyun mengatakan Donghae telah menolongnya saat kecelakaan.Donghae hanya diam karena iapun baru mengenal mereka berdua.

Dan beginilah,Ahra sama sekali tak pernah mengingat sedikitpun tentang Kyuhyun.Kyuhyun pun tak bisa melakukan apapun,hanya bisa menahan diri.Menahan diri untuk tidak memaksa Donghae meninggalkan kekasihnya.Menahan diri untuk tidak memeluk kekasihnya.Menahan diri untuk tidak mengakui dan mengakatakan secara terang-terangan bahwa wanita itu miliknya,kekasihnya.

***

May 7th 2012

Pasangan itu sudah berdiri berdampingan dihadapan pendeta.Seorang namja dengan bunga mawar mengintip dari balik tembok.Namja itu ingin sekali bisa ikut berbahagia jika ‘cintanya’ berbahagia.Tapi rasanya begitu sulit.Ia mencengkeram bagian luar dadanya hingga jas hitamnya kusut.Ingin sekali ia menangis.Ingin sekali ia menggagalkan acara pernikahan ini.

Tapi lagi-lagi dia harus menahan diri,untuk ‘cintanya’.Untuk kebahagiaan ‘cintanya’.Hatinya begitu sakit melihat dua orang itu saling bertukar cincin dan kemudian tepuk tangan dan tawa gembira setiap orang membahana keseluruh ruang.

Perasaannya tersakiti,hatinya perih,matanya kian memanas.Ia masih menggenggam kalung itu,sejak 2 tahun lalu.Ia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk memberikannya.

Kini semuanya sudah terlambat.Yeoja itu sudah menjadi milik orang lain.Ia,Kyuhyun,berani bersumpah bahwa ia bahkan lebih memilih tertembak peluru atau tertusuk pedang,dibanding harus merasakan perihnya hati ketika melihat itu semua.

Sekuat hatinya ia memaksakan sebuah senyum,senyum untuk yeoja itu.

“Berbahagialah bersamanya..”

-END-

Advertisements

2 thoughts on “Goodbye My Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s