Finally, I Say I Love You

Cast :

Park Hyera

Cho Kyuhyun

Kim Ryeowook

Yoon Sikyung

Park Jungsoo

~Hyera POV~

Annyeong,Park Hyera imnida.Siswi kelas sepuluh di Seoul High School.Ini hari pertamaku masuk sekolah setelah 3 hari MOS.

”Bagaimana ini,hari pertama masuk sekolah malah terlambat.Semoga saja bel masuk di undur beberapa menit” batinku sambil terus melajukan motorku ke sekolah dan berharap dengan harapan yang tak mungkin terkabul.

“Ya! Ada apa ini?” kataku frustasi karena mobil di depanku berhenti secara tiba-tiba.

”Aisshh,,ya sudahlah,tinggal pasrah saja diberika hukuman apapun” kataku pasrah dalam hati.Beberapa menit berlalu,tapi mobil itu tak juga bergerak.

Karena kesal,aku meniggalkan motorku sebentar untuk melihat keadaan di depanku itu.

”Apa ini?” gumamku datar,tidak percaya dengan apa yang ada di depanku sekarang.Ayam-ayam yang terlihat kebingungan(?) dan entah berasal dari mana berceceran(?) di jalan raya.

“Hush! Hush!”.Akhrinya aku yang berusaha mengusir semua ayam sialan itu karena tak satu orang pun yang mau mengusir semua ayam menyebalkan tadi.Saat keadaan jalan raya berangsur normal,aku segera kembali menaiki motorku dan melajukannya dengan cepat.

”Sial! Kenapa harus aku yang mengusir ayam-ayam tak jelas itu?”.Aku terus sibuk berbicara sendiri sampai tidak memperhatikan jalanan dan…

~Kyuhyun POV~

Aku sedang mengendarai mobilku menuju sekolah baruku dengan terburu-buru.Dan sebuah motor kecil berwarna merah jambu nyaris bertabrakan dengan mobilku yang hendak berbelok ke arah kanan.

“Hyaaaaaa!!!!!” teriakku panik dan segera menginjak rem mobilku sampai terdengar bunyi berdecit dari ban mobilku.Setelah cukup menenangkan diri selama sepersekian detik,dengan kesal aku kembali melajukan mobilku menuju sekolah.

”Aissh,,kalau bukan karena aku sudah telat datang ke sekolah,sudah kumaki-maki dengan kasar orang itu!”.

^^^^^

~Still Kyuhyun POV~

“Mianhamnida,seonsaengnim” kataku pelan pada Choi seonsaengnim sambil membungkukkan badanku begitu sampai di kelas.

”Kau tahu sekarang sudah jam berapa?” kata-kata Choi seonsaengnim terdengar seperti gumaman di telingaku.Yah, memang agak keterlaluan,aku datang pukul 07.30 , yang sudah telat 30 menit dari jam masuk yang seharusnya.

”Mianhamnida” ucapku sekali lagi.

”Sudahlah,kau boleh duduk.” Kata Choi seonsaengnim akhirnya padaku.

Belum juga sampai di tempat dudukku,seorang yeoja dengan nafas tersengal-sengal memasuki kelas dengan setengah berlari.Aku pun segera menduduki kursiku tanpa mengalihkan pandanganku dari yeoja itu.

”Rasanya aku belum pernah melihatnya. Padahal kami satu kelas,kenapa aku tak pernah melihatnya saat MOS kemarin?” gumamku sambil terus memperhatikannya.

~Hyera POV~

“Mianhamnida.” Kataku sambil membungkuk pada Choi seonsaengnim.

”Karena ini hari pertama masuk sekolah,Ibu maafkan.Tapi lain kali kau akan mendapat hukuman.Termasuk kau!” kata Choi seonsaengnim seraya mengarahkan jari telunjuknya ke salah seorang siswa yang duduk di barisan belakang.

”Aku?” kata namja itu sambil menunjuk dirinya sendiri.

”Ya,kau.Lagipula kebetulan seklai kalian berdua bisa terlambat di waktu yang hampir bersamaan.Sudah,kau boleh duduk sekarang.” Kata Choi seonsaengnim padaku.

Pelajaran kembali dilanjutkan.Sama seperti saat MOS kemarin,seringkali aku memperhatikan namja itu.Yah,namja yang katanya juga terlambat sepertiku.Setauku,namanya Cho Kyuhyun.Dia yang telah menarik perhatianku sejak awal melihatnya.Tapi bahkan berbicara sepatah katapun belum.Aku berharap bisa berteman dengannya.

^^^^^

   ~Author POV~

Diam-diam Hyera selalu memperhatikan Kyuhyun.Sampai suatu hari,saat sedang jam istirahat,Hyera tak sengaja menabrak Kyuhyun yang sedang membawa banyak buku dari perpustakaan.

“Ya!! Yeoja babo! Kalau jalan itu lihat-lihat!” bentak Kyuhyun pada Hyera.Hyera tersentak kaget.Ia segera membantu Kyuhyun merapikan buku-buku yang berserakan di lantai dan meminta maaf.

“Tidak usah! Lebih baik kau pergi!” tambah Kyuhyun sambil menepis tangan Hyera -yang hendak membantunya- dengan kasar.Kyuhyun langsung merapikan bukunya dengan cepat lalu pergi meniggalkan Hyera.

Hyera masih terus berdiri di tempatnya sejak kejadian tadi.

”Sikap macam apa itu? Tidak bisakah lembut sedikit? Jadi seperti itu sifat aslinya?” batinnya kesal sekaligus sedih.Ia pun segera kembali ke kelasnya.

~Kyuhyun POV~

Apa aku terlalu kasar? Sebenarnya aku tak berniat membentaknya tadi,hanya karena sedang kesal saja makanya aku marah padanya.Minta maaf? Apa aku harus melakukannya? Ah,mana mungkin! Bisa-bisa citra lelaki tampan sepertiku bisa rusak. *-_-“*

Aku terus bergumam tak jelas sendirian.Lalu secara tidak sengaja aku mendengar seorang yeoja yang sedang berbicara dengan 1 orang yeoja yang lain disampingnya.Aku pun menyimaknya(?) seperti orang tak ada kerjaan.

~Sikyung POV~

“Ya,,,Hyera…Ada sesuatu yang ingin kubicarakan.

” Kataku pada Hyera dengan tampang sok serius.

”Apa? Katakan saja.” jawabnya polos.

”Kau menyukai Kyuhyun ya?” tanyaku to the point.

”Y,y,ya!! Apaan sih,kau ini sok tau sekali!” jawabnya gelagapan.

”Kau tak bisa membohongiku Hyera! Wajahmu saja memerah seperti tomat segar.” kataku sambil tertawa dan menepuk-nepuk punggung Hyera.

”Terserah saja!” ujarnya malu sambil menutupi wajahnya dan berlalu meninggalkan kelas.Aku segera mengejarnya sambil terus tertawa terbahak-bahak.

~Kyuhyun POV~

Apa aku tak salah dengar? Atau aku memang salah dengar? Mendengar semua itu suasana hatiku menjadi lebih cerah… #okelebay.Apa mungkin aku punya rasa terhadapnya? Ahaha,tidak mungkin.Ini pasti hanya perasaan seorang namja tampan yang sedang disukai banyak yeoja.Kekeke..

Kalau begitu yeoja itu beruntung sudah pernah merasakan bentakkan ku.Itu hanya pemanasan,tenang saja Hyera-ssi~ Itu adalah salah satu wujud perhatian seorang namja tampan Cho Kyuhyun~

~Hyera POV~

Aku terus berjalan sambil menunduk menuju ke toilet.Aku ingin mengembalikan wajah merah ini menjadi seperti semula.Tapi sebelum sampai di toilet,aku menabrak seseorang sampai tubuhku terhempas ke lantai.

”Auuhh,,sakitt..” rintihku sambil memegang bokongku sendiri.

~Ryeowook POV~

Aku sedang berjalan kembali ke kelas setelah berdebat dengan Kyuhyun di perpustakaan.Lidah namja itu tajam sekali-__________-“.Aku sedang tidak konsentrasi berjalan sampai menabrak seorang yeoja.

“Ohh,,mianhae” kataku lembut sambil berjongkok dan mengulurkan tangan untuk membantunya berdiri.

”Auuhh,,sakitt..” rintihnya.Omo! Sekeras itukah?.

”Mianhae,jeongmal mianhae”.Aku terus meminta maaf karena sangat merasa bersalah.

”Tidak apa-apa,ini salahku.Mianhae” katanya seraya meraih tanganku lalu berdiri dan meniggalkanku dengan begitu cepat.

”Sekali lagi aku minta maaf,nona” gumamku sendiri lalu melanjutkan niat awalku.

“Kyu!” panggilku dari pintu kelas.Lalu aku pun masuk dan mendekati Kyuhyun.

”Ya! Kau gila ya? Setelah berdebat denganku di perpustakaan sekarang kau malah senyum-senyum sendiri dikelas seperti orang gila?” tegurku padanya lalu duduk di sampingnya.

”Ah? Apa? Apanya?” tanyanya bingung.Aigooo… setan apa yang merasukinya? *setan kerasukan setan?-_-a*

~Kyuhyun POV~

“Ah? Apa? Apanya?”.Aku sama sekali tak mendengar apa yang dia bicarakan padaku barusan.Aku terlalu sibuk dengan pikiranku sendiri.’Tunggu,sebenarnya apa yang sedang kupikirkan? Yeoja itu? Aissh,,Cho Kyuhyun sadarlah!’ batinku sambil menampar-nampar(?) wajahku sendiri.

“Isshh,,kau ini benar-benar aneh! Coba saja kau bisa melihat pantulan ekspresi aneh di wajahmu itu di depan cermin” tambah Ryeowook,dan itu berhasil membuatku sedikit mati gaya.

”A,a,mm,,lupakan tingkah konyolku barusan.Jadi tujuanmu memanggilku itu apa?”.Ini pertama kalinya bagi seorang Cho Kyuhyun kehabisan kata-kata di hadapan seseorang.

“Ahh,,tidak jadi,lah.Sepertinya lidahmu sudah baikan.Lagipula aku sudah lelah berdebat denganmu” jawab Ryeowook sembari berjalan kembali ke tempat duduknya.Aahh,,aku ingat.Sepertinya ia bermaksud melanjutkan perdebatan tak penting tentang tugas di perpustakaan tadi.Tapi kuputuskan untuk melupakannya lagi dan kembali pada diriku yang normal alias seorang gamer akut(?).

^^^^^

  -two weeks later-

~Hyera POV~

Semakin hari tingkah namja itu semakin menyebalkan.Ingin sekali aku akan memutar kembali waktu,dan menarik semua pernyataanku bahwa aku ingin menjai temannya.Bahkan sekarang aku menyesal telah bertemu dan mengenalnya.Dan aku berharap dia tak lagi muncul di keseharianku.

Sekarang aku tengah berjalan di koridor sekolah,menuju ke rumah tentunya.Sekolah sudah sepi,karena saat bel pulang sekolah tadi aku memilih untuk pergi ke perpustakaan sebentar.Bukan untuk membaca buku,aku tak serajin itu.Hanya ingin bersantai sebentar.

Saat sampai di depan gerbang,aku merasa melupakan sesuatu.

”Omo! Buku catatanku! Apa tertinggal di kelas?”.Aku segera berlari kembali ke kelas.Benar saja,aku tak sengaja meninggalkannya di kolong mejaku.Untuk berjaga-jaga,aku berjalan kembali ke perpustakaan,memastikan tak ada lagi yang tertinggal.

Setelah memastikan benar-benar tidak ada yang tertinggal lagi,aku pun berjalan menuju pintu keluar perpustakaan.Tetapi aku merasakan ada orang lain disini.Tapi.. bukankah seharusnya semua murid sudah pulang? Karena penasaran,perlahan aku mengelilingi setiap sudut perpustakaan ini.

Beberapa saat aku mengelilingi tempat ini,aku melihat sepasang namja dan yeoja yang sedang berdiri berhadapan.Aku segera bersembunyi dibalik rak buku dan mencoba mendengar pembicaraan mereka.Jangan tuduh aku menguping,aku hanya ingin tahu.Dan aku selalu ingin tahu.Kkk~

Ketika aku mengintip,terlihat pemandangan yang benar-benar membuatku kaget setengah mati.Namja itu mencium yeoja dihadapannya.Dan,,yang tak bisa kupercaya,namja itu adalah Kyuhyun! Tidak salah lagi,itu pasti dia! Aku menutup mulutku agar tidak menimbulkan suara apapun.

Aku langsung berlari meninggalkan tempat itu.Sebisa mungkin aku memperkecil bunyi hentakkan kakiku.Ini semua benar-benar tak bisa kupercaya.Mataku sudah mulai berkaca-kaca.Dan aku merasakan sesuatu dihatiku yang tak kuketahui.Yang jelas rasanya sakit.Apa.. aku cemburu? Tapi,,aku sudah tak menyukainya lagi kan? Mungkin?

~Kyuhyun POV~

Kutarik yeoja ini ke pojok perpustakaan.Jung Soojin.

“Sekarang kutanya,siapa sebenarnya yang ingin kau celakai?”

“Itu…” dia terlihat panik.

“Hyera?”

“I,iya” ida menundukkan kepalanya dalam-dalam.Tepat,perkiraanku tak meleset.

”Kenapa kau berusaha mencelakainya?” tanyaku dingin setelah menguncinya di tembok dengan lenganku.

”Karena…. karena aku menyukaimu,dan kau menyukainya” jawabnya gugup sambil terus menundukkan kepalanya.

“Lalu apa urusanmu?” tanyaku lagi,masih dengan menahan emosi dan suara yang pelan.

”Aku tidak suka jika kau menyukainya.Aku ingin kau menyukaiku” Kali ini dia sudah berani menatapku.

”Lalu kau kira dengan begitu aku akan menyukaimu? Tidak,aku justru makin membencimu”.Kudekatkan wajahku ke wajahnya dan kubisikkan sesuatu

“Hentikan usaha tak berguna mu itu atau akan kusebarkan niat busukmu itu”.

“Tapi…”

“Tapi apa?” segera kupotong perkataannya.

“Baiklah,kalau begitu aku minta maaf” katanya sambil menundukkan kepalanya lagi.

”Satu lagi,berhenti untuk selalu mencoba mencampuri urusanku” Kataku tajam.

”Ne.” jawabnya.Lalu kubiarkan dia pergi dari hadapanku.

Biar kujelaskan soal semuanya.Yeoja itu,saat jam istirahat kulihat dia mengendap-ngendap ke toilet wanita.

*Flashback*

Saat itu aku ingin menyerahkan tugas ke guru yang sedang berada di  kelas lain.Soojin membawa sebuah botol yang tak kuketahui isinya.Dan hampir di saat yang sama kulihat Hyera bersama Sikyung dan seorang wanita lagi dari kelas lain hendak memasuki kamar mandi.Salah satu wanita dari kelas lain tadi memasuki kamar mandi lebih dulu.

Sepersekian detik kemudian terdengar teriakkan dari toilet tersebut.Di saat yang sama Soojin berlari keluar dari toilet barusan dengan wajah bingung.Sebelum aku sempat aku mengambil tindakan,Hyera dan Sikyung kembali keluar dari toilet sambil membopong tubuh seorang wanita yang sepertinya sedang pingsan.Mereka berdua terlihat kaget,panik,dan khawatir.

Aku berlari menuju toilet itu setelah Hyera dan Sikyung sudah cukup jauh.Sepertinya mereka berdua akan membawanya ke UKS.Beruntung saat aku masuk tak ada seorang pun.Aku penasaran yang baru saja terjadi.Saat aku melangkah dalam kamar mandi itu,aku hampir terpeleset ketika merasakan sesuatu yang licin di lantai.Beruntung aku segera berpegangan di tembok.Minyak tanah? Apa,,Soojin.. Aisshh dasar tak tahu malu.Tapi aku tak akan mengadukan apapun.Biar Hyera dan Sikyung yang mengurusnya.

*Flashback end*

Dan soal perkataannya bahwa aku menyukai Hyera,itu memang benar.Dan hanya Ryeowook yang tahu akan hal itu.Jika kalian bingung kenapa aku masih saja suka mengusiknya walaupun aku menyukainya,itu karena aku tak tahu bagaimana harus menunjukkan perasaanku padanya.Semua akan terlihat aneh jika tiba-tiba aku bersikap baik padanya,kan?

Setelah menyelesaikan urusanku,akupun langsung pergi dari perpustakaan ini.Saat sampai di pintu keluar perpustakaan,aku sedikit kaget melihat pintunya dalam keadaan setengah terbuka.Apa ada yang melihat hal tadi?

*****

   ~Hyera POV~

Setelah sampai di rumah,aku langsung berjalan ke kamar dengan lesu.Saat memegang handle pintu kamar,Jungsoo oppa menegurku.”Ya,ada apa denganmu? Apa kau kelaparan?” tanyanya.Hah,bagaimana mungkin aku merasa lapar disaat perasaanku seperti ini? “Gwaenchanayo oppa” jawabku malas sambil berjalan masuk ke kamar.

Aku merebahkan tubuhku di tempat tidur tanpa melepas kaus kaki dan seragam sekolahku terlebih dulu.Aku memejamkan mataku dan mencoba memahami apa yang kulihat di sekolah tadi.Untuk apa aku cemburu? Bukankah wajar jika dia mempunyai yeojachingu?

~Jungsoo POV~

Kulihat dia memasuki kamarnya dengan lesu.Ada apa dengannya? Biasanya setiap pulang sekolah dia akan mengumpat kesal dan menjelek-jelekkan namja yang tak kuketahui wujud aslinya itu.Hyera sering bercerita padaku tentang namja yang sering berulah padanya.Kalau tidak salah dia bilang,namanya… Cho.. Kyu,Kyu,,Kyuhyun! Iya,Cho Kyuhyun.

Aku pun menyusulnya ke dalam kamarnya.Apakah dia kelelahan sampai tak mengganti pakaiannya terlebih dulu? Lalu aku duduk berlutut di samping tempat tidurnya dan mencoba melihat wajahnya yang tertutup rambutnya.Dia terlihat… suram(?).Matanya setengah terbuka dan mulutnya itu manyun seperti anak kecil tak dibelikan permen.

~Hyera POV~

Jungsoo oppa mengelus kepalaku seraya bertanya

“Kau ini kenapa? Apa soal namja itu lagi?”.

“Iya,tapi kali ini berbeda..” jawabku lesu.Akhirnya aku menceritakan semua kejadian tadi pada Jungsoo oppa,termasuk apa yang kurasakan saat ini.Aku memang sering bercerita pada Jungsoo oppa jika ada sesuatu yang mengganjal hatiku.Dan Jungsoo oppa tak pernah tak mengacuhkan ceritaku,ia selalu memberikan nasihat yang sesuai.

Jungsoo oppa terkekeh setelah mendengar ceritaku.

“Kenapa malah menertawaiku?” sungutku tak terima melihatnya tertawa kecil seolah ceritaku barusan hanyalah bualan seorang anak kecil.

“Kau tak bisa membohongi perasaanmu sendiri Hyera,itu dinamakan cinta.Cemburu saat orang yang disukai bersama orang lain,bahkan sampai menangis sepertimu” ucapnya sambil terus tertawa lalu mencubit pelan hidungku.

Aku terdiam.Benarkah seperti itu? Tapi Kyuhyun itu sangat menyebalkan,bagaimana bisa aku masih menyukainya?

‘Kau tak bisa membohongi perasaanmu sendiri Hyera.’.Kalimat yang diucapkan Jungsoo oppa tadi kembali terlintas di telingaku.

“Aku keluar dulu.Silahkan renungkan perasaanmu,Hyera” ujarnya sambil berjalan keluar kamarku.

Ah,sebaiknya kulupakan semua ini dan membuka buku pelajaran untuk mengalihkan pikiran tak bermutu ini.Aahh,,tidak bisa.Apa yang namanya ‘setan’ sebegini susahnya diusir sari dalam pikiran?-_- Aku ingin sekali menendang namja itu ke kutub utara!

~Jungsoo POV~

Hahaha,,adikku sudha mulai jatuh cinta.Awas saja kalau namja itu sampai menyia-nyiakan perasaan adik tercintaku ini.Akan kucincang dan kubuat menjadi Kyuhyun cah tongseng(?).Yang pasti aku akan terus mendukung adikku!!! Kalau perlu akan kutunangkan mereka! Eh,tunggu,aku ini ikut campur sekali?-_- Sepertinya kubiarkan saja dia memikirkan semuanya sendiri.Hahaha… aku bisa gila! XD #Jungsoo menggila-_-

*****

   ~Hyera POV~

Hari ini sepertinya aku akan sangat gugup berhadapan dengannya.Aaaaahh,,,,bagaimana ini?? Jangan sampai aku bertingkah bodoh didepannya.Lalu,apakah aku harus pura-pura cuek jika dihadapannya? Tapi aktingku itu tidak bagus.Aku bahkan tidak berhasil mengelabui eomma bahwa aku sedang sakit-___-

Aku pun memasuki kelas sambil menundukkan kepala.Lalu aku menghempaskan tubuhku ke kursi tempat aku duduk.Dengan perlahan kuangkat kepalaku.Semuanya normal-normal saja,seharusnya aku tidak perlu sewaspada ini kan?

Belum lama aku duduk,aku merasakan sesuatu yang lengket dikursi yang kududuki ini.Aku mencoba mengeceknya.Ternyata.. permen karet? Omona! Dan sekarang permen karet itu sudah menempel dirokku.Ini sangat.. MENJIJIKKAN!

Kudengar tawa seseorang meledak-ledak dibelakang sana.

“Bwahahahahah!!! Dasar bodoh! Hahahah…” benar saja,itu Kyuhyun.Dia tertawa lepas sambil memegangi perutnya.Aku hanya menahan rasa malu,kesal,dan marah ini sekaligus dan berlari ke toilet untuk membersihkan rok.

‘BRUUKK’


Aaahh,,aku menabrak seseorang lagi sampai aku terhempas ke lantai.Bodoh sekali aku ini.Kenapa aku sering sekali menabrak orang?

“Ah,Hyera.Kau suka sekali berlari keluar dari kelas sampai menabrak orang seperti ini?” lagi-lagi yang kutabrak adalah Ryeowook.Dia memasang tampang polosnya itu dan membantuku berdiri.

“Ada apa? Kyuhyun mengerjaimu lagi,ya?” tanyanya.Aku mengangguk sambil terus meringis kesakitan.

“Isshh,,baiklah.Biar aku yang bicara padanya” Ryeowook mengepalkan tangannya lalu pergi meninggalkanku.

“Aaaaarrgghhh!!!!! Menyebalkan sekaliiii!!!! Setelah membuatku lemas kemarin,bisa-bisanya dia masih mengerjaiku!!” aku berteriak sekeras-kerasnya di toilet.Semoga saja tidak ada orang disini.Kesal sekali rasanya-____________________________-

~Ryeowook POV~

Ya Tuhaaann… Malangnya yeoja itu.Kyuhyun itu bagaimana? Tak bosan-bosannya dia menjahili Hyera.Bukankan dia menyukai Hyera? Hah,aktingnya itu bagus sekali.Tapi apa yang harus kukatakan untuk berhenti membohongi perasaannya sendiri? Dan juga,memangnya siapa yang bisa melawan lidah tajamnya itu?-_-

“Yak! Kyu! Kau melakukan apa lagi padanya?” tanyaku to the point begitu bertemu dengannya.

“Apanya?” dia bertanya balik dengan tampang SOK POLOSnya.

“Jangan pura-pura bodoh,Kyu..”

“Maksudmu Hyera? Oh,hahahah,,hanya kejahilan kecil..” dia terus tertawa terbahak-bahak.

“Kau ini! Kau tidak tahu dia sering sekali berlari keluar dari kelas kemudian menabrak seseorang setiap kau kerjai?” aku mulai kesal dengan sikapnya.

“Oh,ayolah.. Itu hanya bercanda!” dia mulai melunjak.Aku langsung menjitak kepalanya.

“Aihh,,appo!” ringisnya.

“Kau harus minta maaf,Kyu” volume suaraku menurun.Seketika wajahnya berubah serius dan langsung menghentikan tawa setannya itu.

“Aku pasti akan minta maaf.Tapi nanti..” Setelah mengatakan kalimat singkat padat namun aneh itu,Kyuhyun langsung pergi keluar kelas.Padahal jelas-jelas bel masuk sudah hampir berbunyi.

~Kyuhyun POV~

Nanti kapan,ya? Aku ingin sekali minta maaf atas segalanya.Sekalian menyatakan perasaanku.Saat pertama kali aku menyadari dia sekelas denganku,memang ada sesuatu dalam dirinya yang menarik hatiku (halah).Tapi saat itu aku tidak tahu rasa itu akan berlanjut seperti ini.Aku takut dia menolakku.

‘BRUUKK’

“Awww… Huaaaa.. baru saja beberapa menit lalu bokongku ini berciuman dengan lantai.Huaaaa…” suara seorang yeoja yang meringis seperti anak kecil terdengar sangat jelas ditelingaku.Hah,aku menabrak seseorang karena tidak memperhatikan jalan.

Hyera! Dia yang kutabrak.Huh,disaat seperti ini aku malah bertemu dengannya.Ah,tidak,lebih baik aku segera pergi dari hadapannya sebelum dia melihatku.

“Neo! Cho Kyuhyun!!” dia berteriak dengan nyaring sampai menggema dan membuat langkahku terhenti.Rupanya dia tahu ini aku.Tenanglah Kyu.Balik badan,lalu pasang wajah semenyebalkan mungkin.

Baguslah,aku bisa menguasai diriku dengan cepat.”Waeyo?” aku memperlihatkan wajah polos andalanku.

“Kau sengaja kan,menabrakku?!” dengan kesalnya yeoja itu berjalan kearahku.

“Apa maksudmu? Bukankah kau yang menabrakku?” kalimat bodoh apa itu? Jelas-jelas aku yang menabraknya=.=

~Hyera POV~

Setelah dari toilet,aku segera kembali ke kelas.” Awww… Huaaaa.. baru saja beberapa menit lalu bokongku ini berciuman dengan lantai.Huaaaa…” aku meringis keras saat tiba-tiba seseorang keluar dari kelas sampai bertabrakkan denganku.Oh,malangnya bokongku ini.. Yak! Itu kan Kyuhyun! Dia malah meninggalkanku?!?

“Neo! Cho Kyuhyun!!” kuteriakkan namanya dengan nyaring sampai menggema.Dia berhenti melangkah,lalu berbalik.

“Waeyo?” mwo?! Dia malah bertanya balik dengan tampang polosnya! Cih! Dasar menyebalkan!!

“Kau sengaja kan,menabrakku?!” bentakku sambil berjalan kearahnya dengan langkah yang dihentak-hentakkan.

“Apa maksudmu? Bukankah kau yang menabrakku?” kyaaaaaaa!!!!! Menyebalkannnn!!!!! Ingin sekali kuhantam wajahnya dengan batu gunung!!!

“Yaaaa!!!!” sontak aku langsung berteriak saat Kyuhyun justru malah pergi tanpa rasa bersalah.Isshh,,demi apapun akan kubuang jauh-jauh perasaanku padanya! Kuhentakkan -dengan sangat keras- kakiku,kemudian berjalan sambil mengepalkan tangan kembali ke dalam kelas.

Sangat ingin duduk,Ryeowook sudah menyambutku dengan wajah frustasi.Kenapa jadi dia yang berwajah seperti itu?

“Hyera,karena Kyuhyun tidak pernah minta maaf,aku mewakilinya untuk memohon maaf darimu” dia langsung berdiri dari tempat duduknya lalu membungkuk dihadapanku.

Ya Tuhan,malangnya namja imut dihadapanku ini.. Dia sama sekali tidak melakukan kesalahan padaku tapi justru dia yang meminta maaf.”Tidak perlu.Seharusnya kau suruh setan tengil itu meminta maaf langsung padaku! Kalau perlu berlutut..” kataku ketus.

Maafkan aku Ryeowook-ssi,aku tidak bermaksud membentakmu.Kau mengerti kan,semua omongan tadi kutujukan untuk namja setan itu..

“Tenang,aku pasti akan memberinya ilmu tata cara meminta maaf dengan baik” iapun kembali ke tempat duduknya yang berada tepat dibelakangku.Cih,bagaimana mungkin seorang manusia berjiwa setan memiliki sahabat seperti malaikat kecil tadi? Mungkin saat pembagian teman nasibnya sedang buruk=_= Ah,aku punya ide! Kkk~

Tak sampai dua menit aku duduk,bel masuk berbunyi.Kulihat Kyuhyun masuk ke kelas dengan kedua tangannya yang ia masukkan ke saku celananya.Santai sekali cara jalannya? Cih,ingin sekali kugiling namja itu! Seandainya ia pergi dari hadapanku untuk selamanya aku pasti akan hidup lebih bahagia.Tapi tunggu saja sampai dia menyadari balasanku.. hahaha..

~Kyuhyun POV~

Aku tahu,pasti dia sedang menyusun rencana untuk membalasku.Tapi itu tidak mungkin.Tidak ada yang pernah berhasil mengerjaiku,haha~ Tunggu,apa ini? Lengket.. hiiiiiii… permen karet! Menjijikkan!

“Yaaakk!!” aku berteriak tepat ditelinga Hyera.

“Yak! Telingaku sakit! Apa? Kau mau membentakku? Kenapa? Memangnya salah? Kau duluan,kan yang mengerjaiku dengan hal yang sama? Wajar kan,kalau aku membalas??” dia menghujaniku dengan berbagai macam pertanyaan.

“Tapi bel masuk sudah berbunyi! Aku tidak akan sempat membersihkannya! Kecuali saat permen ini mongering dan mengotori celanaku! Mengerti tidak?!” ujarku tak mau kalah.Masa bodohlah,dia terlanjur membuatku kesal.

~Author POV~

“Kau bisa izin sebentar untuk member..”

“Aaaawww… Sakiiittt…” Kyuhyun dan Hyera meringis berjamaah(?) saat sepang tangan menjewwer telinga mereka berdua.

“Kalian bertengkar lagi,hah?!” omel sang penjewer yang ternyata adalah Park seonsaengnim, wali kelas mereka yang sudah sering menagkap basah pertengkaran Kyuhyun dan Hyera.

“Mulai sekarang,kau,Kyuhyun,harus duduk bersama Hyera di bangku paling depan diseberang meja Ibu!” ia mengeluarkan titahnya.

“Aissh,kau lihat? Ini semua karnamu!”

“Mwo?!?! Jelas-jelas kau yang memulainya duluan!” Hyera masih tidak mau kalah.

“Sudah,cukup!! Sekarang cepat pindah kedepan lalu duduk manis(?)!” omelan Park seonsaengnim cukup membuat Kyuhyun dan Hyera menghentikan pertengkarannya,lalu menuruti perintah Park seonsaengnim dengan terpaksa.

Setelah kelas mulai tenang karena anjing dan kucing sudah bisa dijinakkan(?),pelajaran dimulai.”Isshh,,apa-apaan ini?! Kalau bisa aku ingin sekali kabur dari sini!” umpat Hyera dalam hati.

*****

   ~Hyera POV~

Pelajaran berikutnya,Matematika.Aissh,,bisa tidak,dilewati saja?-__- Aku ingin cepat-cepat pulang dan melupakan segala kejadian hari ini.Tu,tugas! Aku belum mengerjakannya! Eotteokhae??

“Pagi.Silahkan keluarkan tugas masing-masing.” Kim seonsaengnim membuatku semakin panik.

“Park.. Hyera.Maju kedepan.Kerjakan soal nomor satu sampai sepuluh” Aissh,,kenapa harus namaku yang disebut?? T.T Kalau sudah begini aku harus bagaimana? Seseorang tolong bantu aku..

~Kyuhyun POV~

“Park.. Hyera.Maju kedepan.Kerjakan soal nomor satu sampai sepuluh”

Rasakan itu nona Park Hyera! Hahaha.. aku tahu dia tidak begitu baik dalam hal matematika.Tapi.. tunggu.Wajahnya terlihat gelisah sekali? Apa dia tidak membawa tugasnya?

“Park Hyera.Ayo maju” tegur Kim seonsaengnim.

“Ah,iya.Aku lupa.Ini tugasmu.Tadi kukira ini milikku” yah ampun.Setan apa yang merasukiku sampai aku mengatakan itu?? Bahkan tanganku bergerak memberikan buku tugasku padanya.Ah,baiklah.Sekali saja aku membantunya.

Dia kemudian menatapku bertanya-tanya.Daripada membuat Kim seonsaengnim semakin curiga,langsung kuberikan isyarat mata padanya untuk menggunakan buku itu dan langsung maju kedepan.Dia tersenyum tipis kemudian maju kedepan.Huh,berterima kasihlah padaku¬_¬

Entah keberuntungan apa yang menyelimuti kami,semuanya berjalan lancer.Tak ada perintah untuk mengumpulkan tugas itu.Hyera mengembalikan bukuku kehadapanku.Aku meliriknya dan langsung terkejut melihat ada senyum diwajahnya.Senyum penuh terimakasih.

-skip-

   ~Hyera POV~

Huuuaaahh…. Akhirnya waktu yang kutunggu-tunggu setiap sekolah tiba juga,waktunya pulang… Aku masih kepikiran soal insiden(?) tadi pagi.Apa namja itu kesurupan? Seorang namja yang sering merusuhiku justru membantuku disaat yang sangat tepat.Lalu.. apakah aku harus berterima kasih? Ahh,,tidak.Kuanggap itu permintaan maaf darinya.Sudi sekali aku berterima kasih padanya-_-“

“Hey! Tunggu sebentar!” terdengar suara dari belakangku.Refleks akupun menoleh.Suara itu..

“Hah..” nafasku tercekat melihat seorang namja yang tengah berjalan (atau mungkin setengah berlari) kearahku.

Aku segera membalikkan kembali tubuhku.”K,kyu,Kyuhyun.Mau apa dia?”

Kenapa jantungku berdetak lebih cepat? Bahkan aku tidak berani melihat wajahnya.

“Hey!” aku terlonjak kaget merasakan tangannya menepuk pundakku.Huh,hah,huh,hah.. aku harus mengatur nafas sebaik mungkin.”Apa?” apa aktingku cukup bagus?

“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu” tatapan matanya.. Whooaaaaaaaaa….. aku ingin pingsaaaann.. Bagaimana wajahnya bisa terlihat begitu.. tampan?

“K,kat,kata-kan saja..” lupakan soal acting.Aku sudah tidak bisa berakting lagi.

“Tapi tidak disini” ia lalu menggandeng tanganku dan membawaku ke suatu tempat.

Haduhh,,sepertinya jantungku akan melompat lalu menari-nari ditaman><

-at library-

“Kau ingin mengatakan apa?” aku pura-pura memandangi buku-buku yang tersusun rapi dirak buku,berusaha menghindari tatapannya.

“Kau,membenciku?” sontak aku menghentikan langkahku,namun masih enggan berbalik menatapnya.Suansana disini,mendadak berbubah.Menjadi sangat serius.

“Jika kau tak berhenti bersikap menyebalkan,aku akan membencimu..” ujarku,masih bertahan pada posisiku yang membelakanginya.

“Jika aku berhenti?”

“Akan kupertimbangkan.Memangnya kenapa? Kau ini aneh sekali.Apa kau salah minum obat?” aku membalikkan tubuhku.Ekspresi wajahnya,jauh berbeda dengan yang biasa kulihat,serius sekali.Sebenarnya mau dibawa kemana arah pembicaraan ini?

“Jika aku mengatakan sesuatu padamu,apa kau akan mendengarkannya?” sergahnya dengan sekian pertanyaan yang semakin membuatku bingung dengan arah pembicaraannya.

“Jangan banyak bicara.Langsung pada intinya”

“Tolong jawab dulu.Apa kau akan mendengarkannya dan mempercayainya?” ia mendekat,mempersempit jarak diantara kami berdua.Aku menghela nafas.”Baiklah,cepat katakan” akhirnya aku mengalah.Bukannya mengatakan hal yang ingin dia katakan,ia malah mendekatkan wajahnya dengan wajahku.

“Aku menyukaimu..”

‘DEG!’ Hatiku mencelos.Apa yang baru saja dikatakannya? Tidak mungkin! Ini pasti mimpi! ‘PLAKK’ Awww.. sakit.Tamparanku terasa sakit,berarti ini semua kenyataan?

“J,jang-an bercan-da.Aku sedang tidak ingin bercanda,Cho Kyuhyun-ssi”

“Aku tidak bercanda.Aku sangat serius.Dan satu lagi,maukah kau menjadi yeojachingu-ku?” dia menjauhkan wajahnya tanpa sedikitpun melepas tatapannya dariku.

“Kumohon,jangan bermain-main denganku.Aku ingin pulang” aku segera melangkah keluar dari perpustakaan.

“Tunggu,kumohon,tunggu sebentar.Aku tidak bercanda sama sekali,Park Hyera..” Tuhan,apa yang harus kulakukan? Sekarang dia menggenggam pergelangan tanganku.

“Jebal,jawab aku” suaranya terdengar sedikit memelas.Aku tidak ingin melihat wajahnya.Mungkin saja dia juga mengatakan hal yang sama seperti tadi pada wanita yang kulihat sedang bersamanya di perpustakaan waktu itu,kan? Jadi untuk apa aku mempercayainya?

“Aku.. aku tidak bisa menjawabnya sekarang” aku melepaskan tangannya kemudian berlari keluar.Aku benar-benar ingin pulang sekarang juga.

‘Jungsoo oppa,aku harus bagaimana?’

*****

-at Hyera’s home-

“Oppa…!!” aku berlari dan menghempaskan tubuhku diatas kasur.

“Kenapa? Kyuhyun lagi?” tebak Jungsoo oppa.Ia duduk ditepi tempat tidurku.

“Iya..” jawabku lesu.

“Ayo ceritakan!”

“Dia.. dia selalu menjahiliku,lalu mentertawakanku.Tapi.. dia.. tadi.. tadi pulang sekolah dia bilang menyukaiku.Dia juga memintaku untuk menjadi kekasihnya” jelasku.

“Aneh sekali orang itu.Kalau begitu kau harus minta penjelasan dulu sebelum kau menerimanya.”

“Memang siapa bilang aku akan menerimanya?” tantangku.

“Kau menyukainya kan?” balas Jungsoo oppa sambil tersenyum.

“Molla..” aku langsung menutup wajahku dengan bantal lalu pura-pura tertidur.Langkah kaki terdengar dengan sangat jelas.Sepertinya Jungsoo oppa sudah keluar.

“Haaahh,,namja itu.Dia membuatku bingung..” gerutuku sambil mengacak rambutku sendiri.

~Jungsoo POV~

Adikku itu,dia pasti sedang bimbang.Kalau ada sesuatu yang bisa kubantu,aku pasti akan langsung membantunya.

‘TING TONG’

Ada yang dating.Siapa,ya? Jarang-jarang ada yang dating kesini untuk bertamu.

“Annyeonghaseyo..” sapa seseorang dihadapanku setelah kubuka pintunya.Dia membungkuk padaku.Seragamnya.. sama dengan Hyera.Berarti mereka satu sekolah?

Aku membungkukkan badanku,lalu membalas salamnya.”Annyeong.. Kau teman Hyera?”

“Ne.Cho Kyuhyun imnida” mwoya? Cho Kyuhyun? Namja inikah yang sering membuat Hyera terkulai lemas diatas tempat tidurnya?

“Boleh aku masuk? Maaf lancing”

“Ah,iya.Silahkan.Aku Jungsoo,kakak Hyera” aku mempersilahkannya masuk.Woaahh,,jangan-jangan… Jangan-jangan orang ini ingin melamar Hyera?! ‘PLAAKK’ Ah,tidak! Pikiran macam apa ini?

“Gomawo.Aaa,,itu,aku.. ingin mengatakan sesuatu.Ini tentang Hyera” katanya membuka pembicaraan.Yang benar saja? Aku harus benar-benar terlibat?

~Kyuhyun POV~

Entah apa yang begitu meyakinkanku sampai aku mendatangi rumahnya seperti saat itu.Dengan sedikit merendahkan harga diriku,aku menanyakan alamat rumah Hyera pada Sikyung,sahabatnya itu.

“Jadi,apa yang ingin kau bicarakan?”

“Sebelumnya.. bo,boleh aku memanggilmu hyung?” huh,aku gugup sekali.Karena Sikyung bilang Hyera memiliki seorang kakak laki-laki,kurasa aku bisa bicara padanya.

“Tentu..” jawabnya ramah.

“Be,begini.I,itu,,aku..” hah,aku bahkan tidak bisa berbicara dengan baik–“

“Aku tahu.Kau baru saja menyatakan perasaanmu,kan?” tebaknya.Bagaimana dia tahu?

“N,ne.Apa Hyera yang menceritakannya?” tanyaku perlahan.

“Ne.Apa kau serius? Kalau begitu akan kupanggilkan dia”

“Jangan! Aku memang serius.Tapi kurasa dia butuh waktu.Hyung,boleh aku minta bantuan?”

“Tentu saja boleh.Aku pasti akan membantu kalian” jawabnya sambil tersenyum tulus.

“Kalian?”

“Ah,tidak usah dipikirkan.Katakan saja apa yang harus kulakukan..”

“Begini..”

*****

   ~Author POV~

“Oppa.. Aku berangkat dulu,yaaa…” pamit Hyera dengan setengah berteriak.

“Ne.Hati-hati..” jawab Jungsoo dari belakang sana.Jungsoo tersenyum mengingat rencana yang kemarin dijelaskan Kyuhyun,kemudian keluar kedepan untuk melihat keadaan.

“Mana motorku?” Hyera terdiam ketika tidak menemukan motornya di parkiran.”Oppa,kau lihat motorku?” tanyanya sambil berjalan menghampiri Jungsoo.

“Oh,iya.Maaf,aku lupa.Semalam aku kerumah bibi menggunakan motormu.Karena bahan bakarnya habis,jadi kutinggalkan saja disana dan pulang dengan bus” jelasnya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Oppa ini bagaimana! Lalu bagaimana aku ber..”

‘TIN TIN’ suara klakson mobil terdengar dari luar,kemudian seorang namja dengan seragam sekolah masuk dan menyapa Jungsoo.

“Annyeong Jungsoo hyung..” ia membungkuk pada Jungsoo.

“Kyuhyun? Wah,kebetulan sekali kau datang kesini” ujar Jungsoo gembira.Sedangkan Hyera merasa begitu terkejut kemudian berbalik perlahan.

“Hah..” lagi-lagi nafasnya tertahan.Ia hampir saja terjungkal kebelakang saat melihat wajah namja yang kini ada dihadapannya.

“Hyera? Sedang apa kau disini?” tanya Kyuhyun polos.Atau lebih tepat sok polos sepertinya.

“Dia adikku.Kalian satu sekolah,kan? Seragam kalian sama.Tolong antar adikku ke sekolah,ya.Sekalian antar dia pulang juga” pinta Jungsoo.

“Ah,ne.Baiklah,tidak masalah.Ayo,Hyera!” ia meng’iya’kan permintaan Jungsoo kemudian menggandeng tangan Hyera dan mengajaknya masuk kemobil.

“Berhasil!” Jungsoo masuk kembali kedalam rumah sambil melompat-lompat kegirangan.

‘Rencana A berhasil..’ batin Kyuhyun.Sebuah senyuman terukir dibibirnya.

~Hyera POV~

Ada apa ini? Semuanya berjalan tidak seperti biasanya.Bagaimana Jungsoo oppa bisa seakrab itu dengan Kyuhyun? Aku.. tidak bisa menolak saat Kyuhyun menggandeng tanganku dan mengajakku masuk kedalam mobilnya.

“Jogi.. itu.. kau.. bagaimana bia mengenal kakakku?” tanyaku gugup.

“Semalam aku bertemu dengannya dihalte.Aku menawarkan diri untuk mengantarnya.Lalu kami mengobrol banyak selama perjalanan.Tapi aku tidak tahu kau itu adiknya..” jelasnya sambil tersenyum santai.Berbeda denganku yang sangat gugup.”K,keu,keurae?”

-skip-

“Sudah sampai”

“A,ah,iya.Terima kasih” buru-buru aku melangkahkan kakiku agar terhindar darinya.Tunggu.Aku dan dia itu duduk berpasangan,kan? Oh,Tuhan,kuatkanlah aku..

“Hey! Kau mau kemana?” suaranya lagi.Huh,ada apa lagi,sih? Aku berbalik dan kembali terkesiap saat dia dihadapanku.

“Kau mau kemana? Kelas kita disebelah sana..” ia mengarahkan telunjuknya kearah sebaliknya dari arah aku berjalan tadi.”N,ne?” apa iya? Ah,memalukan!

Di,dia.. menggandeng tanganku lagi.Bagaimana jika ada yang melihatnya? Biasanya,kan,aku dan Kyuhyun selalu rebut.Apa reaksi teman-teman jika melihat pasangan musuh bebuyutan justru bergandengan dengan akrabnya.

Kelasku masih sepi.Tapi ada Ryeowook disana,sedang melongo melihatku dan Kyuhyun.

“K,kyu,kyu-hyun? Ka,kau..” dia beranjak dari tempat duduknya lalu menyeret Kyuhyun keluar kelas.Huh,aku merasa menjadi pihak yang dibohongi.

~Author POV~

“Ya! Apa kau sednag menyusun rencana?”

“Tentu.Tapi kali ini aku akan menyatakan perasaan yang sesungguhnya.Sebenarnya kemarin sudah,tapi dia tidak menjawabnya.Tenang saja,aku bukannya ingin menyakitinya.Sebenarnya kemarin sudah,tapi dia tidak menjawabnya.Tenang saja,aku bukannya ingin menyakitinya” Kyuhyun tersenyum kemudian kembali lagi kedalam kelas.

*****

“Ayo pulang” ajak Kyuhyun pada Hyera.Tapi Hyera tak bergeming,ia masih diam di tempatnya.

“Ayooo..” Kyuhyun mengandeng tangan Hyera.

“Kita mau kemana? Ini bukan jalan menuju rumahku.Turunkan aku!” Hyera akhirnya membuka suara.

“Tenang dulu.Aku hanya akan mengajakmu ke suatu tempat yang tidak jauh dari sini.Sebentar saja..”

‘Di,dia.. tersenyum padaku’ batin Hyera.

“Jangan berpikir yang aneh-aneh.Kita tak akan hanya berdua disana” kata Kyuhyun lembut sambil mengacak rambut Hyera gemas.

‘Eomma…. Aku lemaaass….’ batin Hyera lagi sambil sedikit menggigit bibir bawahnya karena merasakan tubuhnya melemas saat menerima perlakuan Kyuhyun.

-skip-

-at the beach-

“Pantai? Mana orang yang lain? Maksudku yang tadi kau katakan?” tanya Hyera penasaran.

“Nanti juga datang” jawab Kyuhyun tenang.

“Hyera,kau masih ingat pernyataanku kemarin saat di perpustakaan?” Kyuhyun kembali membuka pembicaraan.

“Itu..” Hyera masih bingung untuk berbicara.

“Aku ulangi lagi.Aku.. menyukaimu.Maukah kau menjadi kekasihku?” ucap Kyuhyun sekali lagi.Ia memandangi Hyera yang sedang berdiri disampingnya.

“Aku..”

‘JEPRET!’

“Terimalah Hyera! Dia tidak main-main!” ujar Jungsoo diujung sana setelah mendapatkan foto Kyuhyun dan Hyera barusan.

“Jungsoo oppa..” bisik Hyera.

“Bagaimana? Bahkan Jungsoo hyung menyetujuinya..” ucap Kyuhyun sambil tersenyum evil.

‘PLETAKK!’ Hyera memukul kepala Kyuhyun.Walau begitu bibirnya membentuk sebuah senyuman.

“YAAA!” protes Kyuhyun sambil memegangi kepalanya.

“Cara macam apa ini? Tidak ada menarik-menariknya” kata Hyera.

“Benarkah? Kalau begitu akan kuulangi lagi” tanpa ba-bi-bu Kyuhyun menggendong Hyera ala bridal style dan membawanya lari disekeliling pantai.

“Park Hyera.. Maukah kau menjadi kekasihku???” teriak Kyuhyun sambil terus berlari.

“YAAA!! Iya,iya,aku mau! Turunkan aku!” Kyuhyun langsung menurunkan Hyera.”Apa? Kau bilang apa tadi?”

“Aku bersedia tuan Cho Kyuhyun!” ulang Hyera.

“YEAAAHH!!”

“Muach..” Kyuhyun mengecup singkat bibir Hyera kemudian memeluknya.Si wanita yang mulanya kaget langsung tersenyum dan wajahnya bersemu merah.

“Hey! Aku mendapat banyak foto kalian!!” Jungsoo berlari menghampiri mereka berdua dan memperlihatkan foto-foto yang sempat ia ambil tadi.Mereka tertawa bersma melihat tingkah Jungsoo.Hyera sudah tidak peduli bagaimana caranya Kyuhyun menyusun ini semua bersama oppa-nya itu.

‘Akhirnya,aku bisa menyatakannya..’ batin Kyuhyun begitu lega.Ia mempererat rankulannya pada punggung Hyera.

‘Terimakasih Tuhan..’ Hyera menatap langit,bersyukur Tuhan tidak membuat cintanya pergi begitu saja.

-END-

Advertisements

One thought on “Finally, I Say I Love You

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s