I Want To Be With You

Cast :

Lee Hyunmi

Cho Kyuhyun

Song Nara

Kim Eunhwa

and other cast..

***

~Hyunmi POV~

“Yak!! Tunggu akuuu!!” teriakkan Nara begitu memekakkan telingaku.

“Aisshh,,tak perlu teriak sekeras itu! Aku bahkan beridiri tak lebih dari 5 meter dari tempatmu itu!!” Aku buru-buru memulihkan pendengaranku yang sempat terganggu karena temanku ini.

“Makanya jangan mencoba meninggalkanku.Atau gendang telingamu akan pecah..” candanya.Tapi itu tidak lucu-_-

“Siapa suruh merapikan buku saja lama sekali” balasku jutek.

Belum satu menit kami berdua berjalan menyusuri koridor,Nara kembali berteriak sampai rasanya telingaku berdengung.Tapiii… kali ini aku tak meresponnya saat menyadari nama orang yang ia teriakkan barusan.Dalam beberapa detik,Nara sudah menghilang dari sampingku dan terlihat tengah menyapa namjachingunya.Namja yang juga.. kusukai.

Aku berjalan mendekati mereka berdua.Tapi aku tetap menjaga jarak,tak berani terlalu dekat dengan namja itu.Dia,Cho Kyuhyun.

“Biar kuantar pulang” ajak Kyuhyun pada Nara.

“Tapi,aku akan pulang bersama..”

“Ahh,,aku akan pulang duluan,ya.Annyeong..” Aku memotong perkataan Nara dan segera pergi meninggalkan mereka berdua.Aku tak akan mengganggu mereka.

***

Kira-kira kapan perkataan Kyuhyun tadi akan ia lontarkan untukku? Aissh,,aku ini memikirkan apa sih! Ingatlah Hyunmi,Kyuhyun itu adalah namjachingu sahabatmu! Aku lalu menjitak kepalaku sendiri.Yah,sebenarnya ini semua salahku.Aku yang memulainya duluan.

Jika kalian bingung bagaimana bisa aku menyukai namjachingu sahabatku sendiri,akan aku jelaskan.Sebenarnya Kyuhyun adalah temanku sejak di sekolah dasar.Walaupun tidak begitu akrab,setidaknya hubungan kami tetap berjalan.Hubungan pertemanan maksudku..

Dan saat memasuki bangku SMP,aku bertemu teman baru,Nara.Saat itu Kyuhyun juga satu sekolah dengan kami.Beberapa hari setelah aku dan Nara mulai akrab,Nara bilang ia menyukai seseorang dari kelas lain,tapi dia tidak tau namanya.Ketika ia menunjukkan yang mana namja yang ia sukai,ternyata Kyuhyun.Itu sedikit membuatku kaget..

Yah,, saat itu sih aku justru senang, ‘teman baruku’ menyukai ‘teman lamaku’.Dan aku selalu mendukung mereka.Bahkan sampai membantu mereka agar mereka menjadi lebih dekat.Jadi.. ya beginilah sekarang.Nara dan Kyuhyun menjadi sepasang kekasih sampai bangku SMA dan kuliah.Jangan tanya aku mengapa bisa sekebetulan ini, kami bertiga bisa satu sekolah lagi, aku juga tidak tahu.Dan bodohnya, aku baru menyadari perasaanku sendiri beberapa hari setelah Nara dan Kyuhyun menjaling hubungan. Tapi semuanya sudah terlanjur. Aku yang memulainya, jadi aku harus terima apapun konsekuensinya.

Perasaanku bahkan bertahan sampai sekarang.Setiap aku melihat Nara sedang bersama Kyuhyun, aku merasa sedikit.. iri.Ada sesuatu yang aneh dalam hatiku.Apakah jika dulu aku sama sekali tidak ikut campur soal kedekatan mereka, mereka berdua akan tetap seperti sekarang ini? Ahh,, aku menyesal akan hal yang sudah kulakukan. Tapi setidaknya aku harus berusaha menerima segalanya asal sahabatku bahagia.

***

            “Hyunmi, kau tahu? Kemarin Kyuhyun memberikanku ini.. Cantik sekali, ya? Caranya memberikan ini padaku juga romantis sekali.” Nara bercerita tentang kalung yang baru saja Kyuhyun berikan untuknya di ekncan mereka -yang entah sudah keberapa kalinya itu-.

“Iya, cantik sekali~” Aku memaksakan sebuah senyum di bibirku.Lagi-lagi aku merasa.. iri, sangat iri. Kuharap, setidaknya Kyuhyun melakukan sesuatu yang romantis untukku, walau hanya dalam mimpi.

Setelah beberapa menit temanku ini mengoceh, bel masuk berbunyi. Kuharap para dosen tidak ada yang masuk ke kelas, atau minimal terlambat, agar aku sempat menarik nafas. Percuma, seorang dosen baru saja masuk.

Aisssh,,bagaimana,ini?? Namja itu selalu berputar-putar dikepalaku.Ayolah,Hyunmi,berkonsentrasilah! Eomma… tolong akuuu… T.T

“Sstt..” tiba-tiba aku mendengar sebuah bisikan kecil dari belakangku.Aku menoleh sedikit kebelakang.Hah,pantas saja dia terus berputar dikepalaku,ternyata dia dibelakangku-__-

“Wae?” tanyaku pura-pura cuek.

“Pinjam catatanmu.Aku belum mencatat sama sekali” to the point sekali dia ini.

“Ini” tanpa pemikiran terlebih dulu aku memberikan buku catatanku.Seperti.. bagaimana,ya? Seringkali aku tak bisa menolak permintaannya.Walau kadang ia membuatku kesal karena terus-terusan menyontek catatan ataupun tugas.

Tapi terkadang saat aku mengobrol dengannya,itu benar-benar moment berharga untukku.Berlebihan mungkin,tapi seperti itulah ayng aku rasakan.Bukankah aku sudah cukup bersabar? Setidaknya,kan aku sama sekali tidak mengganggu hubungan Nara dan Kyuhyun.Malah aku selalu member dukungan.Oke,tidak juga.Tidak saat dibelakang mereka.

“Hey! Kau ini kenapa? Apa kau ingin menginap disini? Kuliah berikutnya akan dimulai jam dua siang” tegur seseorang hingga membuyarkan lamunanku.

“Ah,ne? Ada apa?” jawabku seperti orang bodoh.

“Kau tidak dengar ada bel barusan? Omona,hobi barumu itu melamun,ya?” Tanya Eunhwa lagi.Eunhwa adalah sahabatku juga.Selain Nara aku tak mungkin tidak mempunyai sahabat yang lain,kan? Ah,iya,aku lupa.Tak hanya aku yang menyimpan rahasia ini.Eunhwa juga mengetahuinya.

“Jangan bilang kau memikirkan orang itu lagi? Hyunmi,bukalah pikiranmu! Masih banyak namja yang lebih tampan darinya!” ujarnya.

“Yak! Siapa bilang aku memikirkannya?” sahutku agar keras.

“Lagipula hanya dia yang paling tampan dimataku” nada suaraku menurun.Hah,kenapa kalimat itu harus keluar?

“Ya,ya,ya.Terserah kau saja.Lalu apa kau akan tetap disini sampai ada dosen yang datang untuk memastikan semua ruangan sudah kosong?”

“Ah,baiklah.Ayo keluar” aku segera mengemasi barang-barangku dan pergi keluar bersama Eunhwa.

Apa selama itu aku melamun? Sampai bel berbunyi? Kurasa hanya beberapa detik?

“Apa kau melihat ‘mereka berdua’?” tanyaku pada Eunhwa ketika hampir keluar gerbang.

“Mereka berdua siapa?”

“Haissh,,sudahlah,lupakan!” aku menghela nafas berat menghadapi temanku yang sering telmi ini.

“Aahh… maksudmu Kyuhyun dan Nara? Aku tidak tahu.Yang kulihat tadi begitu bel berbunyi,mereka berdua langsung keluar.Dan Nara menautkan lengannya pada lengan Kyuhyun dengan manjanya.Menjijikkan!” Eunhwa bergidik ngeri.

“Oh” jawabku singkat.Mesra sekali mereka.

***

~Eunhwa POV~

Kasihan sahabatku itu.Dasar namja tidak peka! Ingin sekali kumaki orang itu! Kurasa Hyunmi sudah cukup sakit hati.Kuharap ia akan segera melupakan dia,lalu memulai sesuatu yang baru dengan orang yang lebih baik.Karena dia sahabatku aku turut meraskan apa yang dia rasakan.Kalau begitu aku ajak dia jalan-jalan saja.Siapa tau akan membuatnya lebih baik.

To: Nae chingu^^

Hey! Ayo kita jalan-jalan!

Karena hari ini aku tidak ada pekerjaan atau tugas apapun,aku bisa mengajaknya pergi keluar.Walau aku tahu dia pasti sulit sekali diajak keluar malam-malam begini.Ah,ponselku bergetar.

From: Nae chingu^^

Malam-malam seperti ini? Shireo! Lagipula bahaya kalau kita keluar jam segini.

To: Nae chingu^^

Ayolah,kita tak akan pergi ketempat jauh.Kita hanya akan pergi ke café dekat sini.

From: Nae chingu^^

Baiklah.Yang penting kau jamin tidak akan terjadi apa-apa,ya?

To: Nae chingu^^

Iya,anak manja! Nanti kujemput dirumahmu.Pastikan kau sudah siap saat aku datang!

From: Nae chingu^^

Ne,arrasseo^^

***

~Hyunmi POV~

Untuk apa Eunhwa mengajakku jalan-jalan? Sudah malam,lagi.Berani sekali dia-_- Tapi semoga saja ajakkannya itu berguna.Maksudku setidaknya sampai perasaan mengganggu ini hilang untuk sementara waktu.

-skip-

“Kita keluar jalan kaki?” tanyaku ketika Eunhwa menjemputku tanpa menggandeng mobil merah kesayangannya itu.

“Aissh,,memangnya kau piker kita akan pergi kemana,hah? Sudah,ayo berangkat!” dengan seenak jidatnya dia menarik tanganku dengan sangat kuat sampai aku hampir terbang.

“Sebenarnya kau akan membawaku kemana? Berkeliling kota?” kataku pada Eunhwa.Sejak tadi aku hanya mengikuti langkahnya,dan dia sendiri,hanya berjalan dengan santainya tanpa tujuan.Aku sudah mulai lelah karena sepertinya sudah cukup lama waktu yang kami habiskan untuk berjalan kesana kemari.

“Kenapa? Kau lelah? Kalau begitu ayo kita mapir ke café disebelah sana!” ajaknya dan lagi-lagi dia menarik tanganku hingga aku hampir terseret dijalanan #lebay.

“Kenapa tidak dari tadi???” gerutuku kesal.

Begitu masuk,kami segera mencari tempat.

“Kau ingin pesan apa?” tanya Eunhwa yang kemudian sukses membuyarkan lamunan sekilasku.Hah,bayangan namja itu lewat dipikiranku lagi.

“Ya,jangan bilang kau memikirkannya lagi? Aku lelah memperingatkanmu”

“Hey! Siapa bilang?! Memangnya kenapa jika aku memikirkannya lagi?” suaraku merendah.

“Sekali-sekali kau harus membebaskan pikiranmu,Hyunmi.Kau bisa memikirkan hal lain yang lebih menyenangkan!” bujuknya.Kemudian kami berdua terdiam.

“Ah,sudahlah.Ayo kita pesan makanan.Eh,tidak.Sudah malam,mungkin aku tidak akan makan lagi.Aku pesan hot chocolate saja.Bagaimana denganmu?” aku mengalihkan topik pembicaraan,dan balik menawarkannya.

“Aku pesan ice cream mix Chocolate Strawberry..”

“Yang benar saja?? Ini sudah malam dan udara disini cukup dingin” aku mencoba mengingatkannya akan pesanannya yang kurang masuk akal.

“Itu urusanku” jawabnya cuek.

“Hhh,,terserah kau saja”

Seorang pelayan wanita berseragam yang entah sejak kapan berdiri disamping meja kami langsung mencatat apa yang kami pesan barusan.

“Mohon tunggu sebentar…” kata pelayan itu sambil tersenyum kemudian berlalu menuju suatu tempat dibelakang sana.

Beberapa menit kemudian pelayan tadi dating membawakan pesanan kami.”Selamat menikmati” pelayan itu kemudian pergi.Aku menyeruput perlahan coklat panas ditanganku.Sementara Eunhwa terus menyuap sesendok demi sesendok es krimnya tanpa jeda.Aku ingin tertawa melihatnya.Tapi tiba-tiba ia menghentikan,lalu menatap aneh kebelakangku.

Karena penasaran,aku menengok kebelakang.Dan.. hah,mereka berdua.Mood-ku tiba-tiba berubah.”Hyunmi..” Eunhwa berbisik,namun aku masih dapat mendengarnya.

~Eunhwa POV~

Dengan tidak sabaran aku melahap sendok demi sendokan es krim ditanganku,sampai pemandangan menjadi rusak karena kedatangan dua orang yang sedang tidak ingin kulihat.Nara dan Kyuhyun,siapa lagi.Pergi dengan pria yang bukan saudara ataupun suami malam-malam begini tidak wajar kan? Ini sudah jam sebelas malam.Dasar tidak tahu malu! Kenapa juga mereka harus ke café ini? Hyunmi.. jangan melihat kebelakang,ya..

“Hyunmi..” bisikku setelah Hyunmi terlanjur penampakan(?) dibelakangnya.Ia tersenyum miris.Kenapa mereka harus muncul disaat seperti ini? Menghancurkan niatanku untuk membebaskan pikiran Hyunmi untuk sementara waktu.

“Hyunmi,ayo pulang!” aku langsung meletakkan cup es krimku dan segera bangun dari tempat dudukku.

“Tidak.Nanti saja pulangnya.Coklat panasku belum habis,es krim mu juga masih banyak.Ayo habiskan dulu..” ia menarik tanganku agar kembali duduk.

“Ya,neo gwaenchana?” tanyaku pelan.

“Keureom,memangnya aku kenapa?” jawabnya pura-pura tertawa.Dasar tukang bohong.Aku menghela nafas melihat orang dihadapanku yang kini terdiam menatap cangkirnya.

“Sudah,ayo pulang!” aku menarik paksa tangan Hyunmi,membayar di kasir dan menariknya menuju pintu keluar.

“Hyunmi! Eunhwa!” panggil seseorang hingga langkahku terhenti.

“Apa?!” jawabku ketus.Kalian tahu lah,siapa yang memanggil barusan.

“Kalian sedang apa disini?” tanyanya lagi.

“Apa pedulimu? Lanjutkan saja kencan kalian.Kami harus pergi” lanjutku.

“Hyunmi,duduklah.Aku ingin memberikan sesuatu untukmu” Hyunmi terdiam begitu mendengar suara itu.

“Hyunmi,jangan dipedulikan.Kita pulang saja” bujukku padanya.

“Tidak apa-apa.Aku hanya teman mereka,lagipula mereka tidak tahu aku menyukai Kyuhyun.Tidak alasan bagiku untuk bersikap dingin pada mereka.Kau duluan saja,aku akan bicara dengan mereka dulu” jawab Hyunmi.

“Huhh,,baiklah.Jangan lama-lama.Kutunggu diluar”

~Hyunmi POV~

“Ada apa?” aku duduk dihadapan mereka berdua.

“Ini” Kyuhyun menyodorkan sebuah kotak kecil berpita kehadapanku.

“Ini juga” lalu Nara,ia meletakkan kotak besar berwarna hijau tosca.

“Ige mwoya?” tanyaku bingung sambil menatap mereka berdua.

“Itu untukmu,kenang-kenangan.Kami berdua akan sekolah diluar negeri dan tinggal disana..”

Siapapun,tolong beritahu aku bahwa ini mimpi.

“Kenapa begitu tiba-tiba? Sebentar lagi tahun baru,kita sudah berjanji untuk merayakannya bersama-sama..” air mataku tumpah.. Aku tidak suka ini.Kenapa mereka memutuskannya begitu saja?

“Maaf,tapi kami sudah harus berangkat lusa” Kyuhyun menunduk,tidak biasanya dia canggung seperti ini.

“Tolong disimpan,ya” ucap Nara lagi.

Aku buru-buru menghapus air mataku.Ini bukan saatnya untuk menangis.”Semoga kalian sukses dan hidup bahagia disana.Kabari aku jika ada apa-apa” kataku setengah hati,sambil mencoba tersenyum.

“Terima kasih”

-skip-

“Hyunmi? Apa yang mereka lakukan padamu?” tanya Eunhwa tidak sabaran.Ia nampak begitu cemas.Sepertinya dia menyadari mataku yang memerah.

“Tidak ada,Eunhwa.Tidak perlu panik begitu..” aku tertawa.Tapi mungkin tidak terdengar seperti tertawa.

“Kalau sudah selesai lebih baik kita cepat pulang” ia langsung manarik kasar tanganku.Maaf,tapi entah kenapa aku tidak bisa mengatakan apapun padamu,Eunhwa.

~Kyuhyun POV~

Sebenarnya aku ingin sekali mengakui perasaanku yang sesungguhnya padamu,Hyunmi.Tapi takdir berkata lain.Terkadang dunia tidak selalu sesuai dengan keinginan kita,kan? Aku tahu Tuhan pasti sudah menggariskan nasib yang terbaik untukku.Aku tidak bisa bertindak apa-apa lagi.Aku tidak memiliki keberanian untuk menolak permintaan Nara,terlebih orang tuanya telah memohon padaku.

-at the morning-

“Kau ada waktu hari ini?” tanyaku.

“Mmm,,tentu saja.Ada apa?” jawabnya diseberang sana.

“Aku ingin bertemu denganmu.Jam lima sore nanti kujemput dirumahmu”

“Baiklah,tidak masalah”

“Sampai jumpa” kataku lalu memutus sambungan setelahnya.Kurasa nada bicaraku terdengar tidak normal.

~Hyunmi POV~

Hari ini aku sengaja membolos kuliah.Karena sepertinya percuma saja aku masuk hari ini,aku tidak akan bisa memperhatikan apapun.Kebetulan Kyuhyun mengajakku bertemu hari ini.Yah,setidaknya aku bisa memperhatikan wajahnya untuk terakhir kalinya.

Waktu kosong hari ini hanya akan kuhabiskan untuk merenung dikamar dan mengenang segala sesuatu yang pernah kulewati bersama Kyuhyun dan Nara.Rasanya seperti mimpi ketika mengingat mereka akan pergi bersama meninggalkan sahabatnya ini.Aku memejamkan mata,memutar kembali semua memori masa laluku.Tiba-tiba sebuah percakapan dua tahun lalu melintas diingatanku.

-Flashback-

~Author POV~

“Hyunmi,kau menyukaiku?” tanya Kyuhyun.

            “Tentu saja.Kita ini teman” balas Hyunmi ringan.

            “Haisshh,,bukan itu maksudku.Aku bertanya diluar status teman.Maksudku.. bukan perasaan antarteman..” Ia menundukkan kepalanya.

“N,ne?” Hyunmi melongo bingung.

“Lupakan.Sekarang aku akan memberimu pertanyaan.Mungkin tidak begitu penting,tapi aku ingin mendengar jawabanmu.Jika kau disuruh memilih,kata apa yang akan kau pilih,kata ‘ya’ atau ‘tidak’?” tanyanya.

“Aku tidak mengerti perkataanmu” Hyunmi memiringkan kepala,masih memikirkan maksudnya.

“Jawab saja.Kau hanya perlu memilih salah satunya” seru Kyuhyun tidak sabaran.

“Baiklah,baiklah.Kalau begitu aku pilih..” Hyunmi menggantungkan kalimatnya.

‘Maukah kau menerima perasaanku?’ Kyuhyun bertanya dalam hati,dan menjadikan jawaban Hyunmi setelah ini adalah jawaban dari pertanyaan hatinya.

“Iya” jawab Hyunmi pada akhirnya.Sebuah senyum muncul dibibir Kyuhyun.

“Sebenarnya ada apa denganmu,Kyu?”

“Tidak ada apa-apa.Aku pergi dulu” ia meninggalkan Hyunmi begitu saja setelah Hyunmi menjawab pertanyaan-pertanyaan tanpa arahnya itu.

“Yak! Dasar! Kau memanggilku hanya untuk ini? Yaakkk!!!” teriakan Hyunmi mengiringi langkah Kyuhyun.

~Back to Hyunmi POV~

Sebenarnya apa maunya mengatakan itu? Aku jadi penasaran.

-05.00 pm at Hyunmi’s house-

~Author POV~

“Ayo berangkat” Kyuhyun menarik tangan Hyunmi keluar dari rumahnya.

“Kau akan membawaku kemana?” Hyunmi bertanya setelah Kyuhyun memberikannya helm.

“Tidak usah banyak Tanya” ketus Kyuhyun dan membuat Hyunmi mendengus.

Keduanya telah naik ke motor ninja hitam Kyuhyun.Namun Kyuhyun belum juga melajukan motornya.

“Ada apa?” Hyunmi mencondongkan sedikit kepalanya kedepan untuk melihat Kyuhyun.

“Aku akan menggunakan kecepatan tinggi.Berpeganganlah kalau kau tidak mau jatuh” kata Kyuhyun datar.Kemudian ia melajukan motornya secara tiba-tiba hingga refleks memeluk punggung Kyuhyun karena merasa kaget.Pria itu tersenyum.

Untuk kali ini saja,biarkan aku memeluk pria yang kucintai ini..’

-at the beach-

“Apa yang ingin kau bicarakan sampai harus mengajakku kesini?” tanya Hyunmi sambil menatap laut yang membentang dihadapannya.

Kyuhyun menarik nafas lalu menghembuskannya perlahan.Ia duduk diatas pasir,menyelonjorkan kakinya.Hyunmi mengikuti ap yang dilakukan Kyuhyun.Dia merasa tidak ingin melewatkan sedikitpun perkataan yang akan dikeluarkan Kyuhyun.

“Menurutmu,aku dan Nara benar-benar terlihat seperti sepasang kekasih?” Kyuhyun langsung mengajukan pertanyaan begitu memulai pembicaraan.

“Tentu,kau ini bagaimana? Dia kekasihmu” jawab Hyunmi tenang.

“Tapi.. aku tidak pernah beranggapan seperti itu.Aku.. tidak pernah punya perasaan apapun padanya” nada suaranya tetap sama,datar.

“Ba,bag,bagaimana bi-sa?” Hyunmi begitu terkejut.

“Tentu saja bisa.Buktinya aku baru saja mengatakannya..” kata Kyuhyun tenang.Kemudian ia menatap yeoja disampingnya.

“Lalu.. kau ingin tahu alasanku untuk tetap bertahan bersamanya?” Hyunmi terus menatap Kyuhyun penuh tanda Tanya.

“Orang tuanya.Mereka sampai memohon padaku.Mereka bilang Nara punya sedikit gangguan psikologi.Ia akan melakukan hal yang diluar dugaan jika keinginannya tidak terpenuhi.Aku jadi tidak bia menolaknya.Tapi satu hal yang tidak akan bisa kulakukan untuknya,yaitu benar-benar mencintainya” terang Kyuhyun.

Mata Hyunmi mulai terasa panas.”Kenapa? Seharusnya kau belajar membuka hatimu untuknya.Pikirkan perasaannya” ucap Hyunmi pelan.Padahal hatinya menolak untuk mengatakan kalimat barusan,tapi ia memaksa.

“Karena aku mencintaimu” kalimat itu meluncur begitu saja dari bibir Kyuhyun.

Hyunmi,hatinya mencelos.Kalimat Kyuhyun itu seakan masuk ke celah paling dalam dihati Hyunmi,menghentikan kerja pikirannya.Menyisahkan perasaan yang akan berbicara.

“Perlu kau ketahui,aku menyimpan rasa untukmu selama bertahun-tahun.Saat tahu kau dan Nara saling menyukai dan kemudian menjadi kekasih,kukira kau serius.Juga karena Nara adalah sahabatku,aku berusaha merelakan perasaanku tersakiti” air mata Hyunmi memberontak keluar.Ia memeluk kedua lututnya kemudian berkata lagi,

“Sekarang saat kau mengatakan ini semua,aku merasa kesal.Tidak tahu karena apa,benar-benar tidak tahu.Sesuatu yang ingin kuungkapkan dari dulu,aku.. mencintaimu” Hyunmi menutup perkataannya dengan sebuah isakkan kecil.Lalu sepasang tangan menariknya dalam sebuah pelukan hangat.Pelukan penuh kasih saying,tulus,dari seorang Cho Kyuhyun,yang belum  pernah ia rasakan selama ini.

“Mianhae,mianhae.Aku sudah tidak bisa mengubah apapun.Aku dan Nara tetap harus berangkat besok” Kyuhyun yang merasakan Hyunmi tak hentinya menangis,mulai mengelus pelan rambut Hyunmi yang dikuncir longgar.

“Aku mengerti.Pergilah.Kau harus temani dia dalam kondisi apapun.Aku akan menjadi pihak yang terus mendukung kalian” ucap Hyunmi.Kali ini benar-benar tulus dari hatinya,karena ia sudah tahu namja yang dicintainya juga mencintainya.Ia ingin sahabat dan namja ini bahagia.

***

~Hyunmi POV~

Cinta.Semua orang pasti akan merasakannya.Cinta tidak tumbuh hanya untuk satu orang didunia ini,melainkan untuk banyak orang karena tidak hanya ada dua orang didunia yang hidup disini.Cinta juga tak akan pernah bisa tumbuh jika kita tak mencoba membuka hati.Setidaknya begitulah prinsipku dalam dua tahun terakhir ini.Dua tahun semenjak kepergian kedua orang yang kusayangi keluar negeri,yang mungkin saja sudah akan menikah.

‘Walaupun banyak hal yang sudah terjadi maupun akan terjadi padaku,ketahuilah,cintaku padamu tidak pernah berkurang sedikitpun,Cho Kyuhyun,nae sarang’

-END-

Untuk ending mungkin aku bakal sering pake adegan dipantai,jadi jangan merasa aneh kok ending disitu-situ mulu XD

Advertisements

4 thoughts on “I Want To Be With You

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s